Ketan STMJ, Kuliner Malam Legendaris di Jember yang Tetap Bertahan Lintas Generasi

  • 13 Jun 2026 20:10 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Bagi pecinta kuliner malam di Kabupaten Jember, Warung Ibu Salamah Ketan STMJ menjadi salah satu destinasi yang patut dikunjungi. Berlokasi di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, warung sederhana ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama puluhan tahun.

Warung yang kini dikelola oleh putra penerus keluarga yang akrab disapa Bom Bom ini tetap mempertahankan cita rasa dan kehangatan pelayanan yang menjadi ciri khas sejak pertama kali berdiri. Setiap malam, pelanggan dari berbagai kalangan datang untuk menikmati sajian ketan hangat dan minuman tradisional yang menghangatkan tubuh.

Menu andalan warung ini adalah ketan hangat dengan harga yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp4.000 per porsi. Selain itu, tersedia pula minuman favorit berupa STMJ (Susu Telur Madu Jahe) yang dibanderol mulai Rp13.000 per porsi, dengan harga menyesuaikan jumlah telur kampung yang digunakan.

Tidak hanya STMJ, pelanggan juga dapat menikmati berbagai pilihan minuman lainnya seperti susu sapi hangat, kopi panas, teh panas, dan wedang jahe. Sementara untuk makanan pendamping tersedia nasi bungkus, sate usus, serta aneka gorengan yang cocok dinikmati bersama minuman hangat di malam hari.

Salah satu pelanggan setia, Riyanto, mengaku sering mampir ke Warung Ibu Salamah Ketan STMJ karena cita rasa menu yang konsisten dan harga yang terjangkau.

"Saya sudah beberapa kali ke sini. Yang paling saya suka STMJ-nya karena rasanya pas, jahenya terasa dan badan jadi hangat. Kalau lapar, saya biasanya pesan nasi bungkusnya juga. Rasanya enak, porsinya cukup, dan harganya ramah di kantong," ujarnya, Sabtu ,13 Juni 2025.

Pelanggan lainnya, Liliek Setyowati, mengatakan bahwa warung tersebut menjadi salah satu tujuan kuliner malam favorit bersama keluarga.

"Kalau malam dan cuaca dingin, STMJ di sini memang cocok sekali. Selain itu nasi bungkusnya juga enak, sederhana tapi bikin kangen. Tempatnya juga nyaman untuk ngobrol santai bersama teman atau keluarga," katanya.

Menurut para pelanggan, kombinasi STMJ hangat, ketan, dan nasi bungkus menjadi daya tarik tersendiri yang membuat mereka kembali berkunjung. Cita rasa yang tetap terjaga dari tahun ke tahun menjadi alasan Warung Ibu Salamah Ketan STMJ masih bertahan dan dicintai masyarakat Jember hingga saat ini.

Bom Bom selaku pengelola warung mengatakan bahwa usaha kuliner ini merupakan warisan keluarga yang terus dijaga agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.

"Warung ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Awalnya dirintis oleh orang tua kami dan sekarang saya melanjutkan usaha keluarga ini. Kami berusaha mempertahankan cita rasa dan pelayanan agar pelanggan tetap nyaman dan terus datang," ujar Bom Bom.

Menurutnya, banyak pelanggan yang datang bukan hanya karena rasa makanannya, tetapi juga karena suasana kekeluargaan yang tercipta di warung tersebut.

Setiap harinya, terutama pada malam hari, warung ini menjadi tempat berkumpul masyarakat untuk menikmati kuliner sambil bercengkerama dengan teman maupun keluarga. Kehangatan STMJ dan ketan yang disajikan menjadi pilihan tepat untuk menemani udara malam Kota Jember.

Sebagai salah satu pelaku UMKM kuliner, Warung Ibu Salamah Ketan STMJ turut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian lokal. Keberadaannya menjadi bukti bahwa usaha kuliner tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat dan mampu bertahan dari generasi ke generasi.

Warung Ibu Salamah Ketan STMJ buka setiap Senin hingga Sabtu, sedangkan hari Minggu libur. Bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner malam khas Jember dengan harga terjangkau dan cita rasa yang tetap terjaga, warung ini bisa menjadi pilihan yang layak untuk dikunjungi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....