Warga Jember Olah Daging Kurban Jadi Sapi Lada Hitam

  • 29 Mei 2026 15:35 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID,Jember- Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tidak hanya identik dengan pembagian daging kurban, tetapi juga kreativitas masyarakat dalam mengolah daging sapi menjadi berbagai menu favorit keluarga. Salah satu olahan yang mulai banyak diminati warga di Kabupaten Jember adalah sapi lada hitam yang dikenal memiliki cita rasa gurih dan pedas.

Pada Jumat, 29 Mei 2026, sejumlah warga di kawasan Ajung, Jember, mengaku mulai memilih menu sapi lada hitam sebagai alternatif olahan daging kurban selain sate dan rendang. Menu ini dinilai praktis, mudah dibuat, dan cocok disajikan untuk keluarga.

Salah satu warga rowo indah kecamatan ajung kabupaten jember, Siti Aisyah (38), mengatakan dirinya sengaja mengolah daging kurban menjadi sapi lada hitam karena anak-anak lebih menyukai masakan bercita rasa manis gurih dibanding olahan santan.

“Kalau dibuat sapi lada hitam rasanya lebih ringan dan dagingnya juga cepat habis dimakan keluarga. Anak-anak suka karena aromanya wangi dan tidak terlalu berlemak,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, bagian daging sapi yang agak empuk lebih cocok digunakan agar hasil masakan tidak alot. Ia biasanya menambahkan bawang bombai, saus tiram, kecap manis, serta lada hitam kasar untuk memperkuat cita rasa.

Sementara itu, pelaku usaha kuliner di Jember, Najibul khairi, menyebut permintaan menu berbahan dasar daging sapi meningkat menjelang Iduladha. Ia menilai sapi lada hitam menjadi salah satu menu favorit karena mudah dipadukan dengan nasi hangat maupun sayuran.

“Biasanya masyarakat hanya membuat sate atau gulai, tapi sekarang mulai banyak yang mencoba menu modern seperti sapi lada hitam karena lebih praktis dan kekinian,” katanya.

Olahan sapi lada hitam sendiri menjadi salah satu rekomendasi menu daging kurban yang banyak dibagikan di berbagai media kuliner nasional menjelang Iduladha 2026. Menu tersebut dinilai cocok untuk memanfaatkan stok daging kurban agar tidak monoton.

Selain rasanya yang khas, sapi lada hitam juga dinilai lebih mudah disimpan dan dapat dipanaskan kembali tanpa mengurangi cita rasanya. Tidak sedikit warga yang memilih memasak dalam jumlah besar untuk stok makanan selama beberapa hari setelah Iduladha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....