Menjelajahi Kuliner Situbondo dan Keunikan Rujak Khasnya

  • 13 Apr 2026 09:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Situbondo dikenal sebagai daerah pesisir yang memiliki ragam kuliner khas yang menggugah selera. Berbagai hidangan dapat ditemukan mulai dari makanan berat hingga jajanan tradisional. Cita rasa kulinernya cenderung kuat karena dipengaruhi budaya Jawa dan hasil laut. Tidak heran jika Situbondo menjadi salah satu tujuan wisata kuliner di Jawa Timur. Setiap sudut kota menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

Makanan khas Situbondo dikenal dengan cita rasa gurih dan pedas yang khas, sering kali memanfaatkan hasil laut serta olahan petis sebagai bumbu utama. Keunikan ini menjadikan setiap hidangan memiliki karakter rasa yang kuat dan berbeda. Beberapa kuliner yang wajib dicoba antara lain Nasi Karak dengan taburan parutan kelapa, Tajin Palappa berupa bubur dengan bumbu kacang, serta Nasi Sodu dan Nasi Kaldu yang kaya rempah. Tak ketinggalan Sate Lalat, sate daging berukuran kecil yang menjadi favorit banyak orang. Ragam kuliner ini menunjukkan kekayaan rasa yang dimiliki Situbondo.

Rujak merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang sudah dikenal sejak lama. Awalnya, rujak berasal dari kebiasaan masyarakat mengonsumsi buah dengan bumbu sederhana. Seiring waktu, rujak berkembang dengan berbagai variasi di tiap daerah. Perbedaan bahan dan bumbu membuat setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Hal inilah yang menjadikan rujak sebagai kuliner yang kaya akan variasi rasa.

Rujak khas Situbondo memiliki keunikan yang membedakannya dari daerah lain. Perpaduan petis ikan dan petis udang menghasilkan rasa yang seimbang dan khas. Tidak hanya gurih, tetapi juga memiliki sentuhan manis dan asin yang pas di lidah. Kombinasi ini jarang ditemukan pada rujak di daerah lain. Inilah yang membuat rujak Situbondo memiliki daya tarik tersendiri.

Bumbu rujak Situbondo dibuat dari kacang tanah dan pisang batu atau kluthuk yang diulek hingga kental. Tekstur ini memberikan sensasi lembut sekaligus kaya rasa saat disantap. Isinya juga beragam, mulai dari kecambah, kangkung, hingga buah seperti timun dan mangga muda. Tambahan irisan tahu membuat rujak semakin lengkap dan mengenyangkan. Perpaduan ini menciptakan rasa segar sekaligus gurih dalam satu hidangan.

Salah satu penjual rujak yang cukup dikenal adalah Ibu Sri di kawasan Mimbaan, Situbondo. Ia telah berjualan lebih dari sepuluh tahun dan mempertahankan cita rasa khas rujaknya. Banyak pembeli dari luar kota datang karena penasaran dengan keunikan rujak tersebut. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 8.000 per porsi. Hal ini membuat rujak Situbondo semakin diminati berbagai kalangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....