Bukan Cuma K-Pop, Klinik Kesehatan Korea Selatan Kini Diburu Wisatawan
- 28 Jul 2026 10:14 WIB
- Jember
Poin Utama
- Korea Selatan
- Layanan Kesehatan
- Wisata Medis
RRI.CO.ID, KOREA SELATAN: Korea Selatan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata kesehatan dunia. Jika sebelumnya negara ini dikenal sebagai kiblat operasi plastik dan perawatan kulit, kini wisatawan mancanegara datang untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, pemeriksaan dini penyakit, hingga konsultasi spesialis yang dinilai cepat, efisien, dan terjangkau.
Dalam artikel yang diterbitkan BBC (28-7-2026), fenomena ini menunjukkan perubahan tren medical tourism, di mana wisatawan tidak lagi hanya mengejar perawatan estetika, tetapi juga layanan kesehatan preventif. Banyak pengunjung menjadikan perjalanan ke Korea Selatan sebagai kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh sekaligus menikmati liburan.
Salah satu daya tarik utama adalah sistem pemeriksaan kesehatan komprehensif yang dapat diselesaikan hanya dalam beberapa jam. Dalam satu kunjungan, pasien dapat menjalani pemeriksaan darah, mammografi, USG, tes pendengaran dan penglihatan, hingga berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa harus menunggu berhari-hari seperti yang kerap terjadi di sejumlah negara.
William Ban, salah satu pengelola platform layanan kesehatan internasional di Korea Selatan, mengatakan banyak pasien datang untuk mendapatkan kepastian mengenai kondisi kesehatan mereka. "Klien kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh mereka. Di Korea mereka memperoleh pemeriksaan diagnostik yang sangat menyeluruh, pencitraan medis di hari yang sama, serta evaluasi dokter spesialis yang di negara asal mereka bisa memerlukan waktu berbulan-bulan," ujarnya.
Pengalaman positif juga dirasakan Adzua Agyapon, warga Amerika Serikat yang menjalani pemeriksaan kesehatan di Seoul. Dalam pemeriksaan tersebut, dokter menemukan miom berukuran 10 sentimeter yang sebelumnya tidak terdeteksi meski ia rutin menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan di negaranya. "Perbedaannya sangat besar. Saya merasa nyaman sejak awal karena semua pertanyaan dan perhatian yang diberikan. Staf medis sangat ramah, sabar, dan penuh empati. Pengalaman seperti itu belum pernah saya rasakan di Amerika," katanya.
Selain teknologi medis yang modern, pendekatan pelayanan yang berfokus pada pasien menjadi alasan lain meningkatnya minat wisatawan. Pemeriksaan kesehatan preventif telah menjadi bagian dari budaya layanan kesehatan di Korea Selatan. Banyak perusahaan bahkan membiayai pemeriksaan rutin bagi karyawannya, sementara pemerintah memberikan dukungan bagi masyarakat untuk melakukan deteksi dini penyakit.
Dokter sekaligus konsultan perjalanan kesehatan Terika L. Haynes mengaku terkesan dengan efisiensi layanan di Korea Selatan. Dalam waktu kurang dari tiga jam, ia dapat menyelesaikan berbagai pemeriksaan kesehatan yang biasanya memerlukan beberapa kali kunjungan di negaranya.
Meski demikian, para pengamat mengingatkan bahwa wisata kesehatan bukan solusi bagi seluruh persoalan layanan kesehatan global. Biaya perjalanan tetap menjadi hambatan bagi sebagian orang, sehingga layanan tersebut belum dapat diakses semua kalangan. Namun bagi banyak wisatawan, terutama mereka yang merasa kurang mendapatkan perhatian di negara asalnya, perjalanan ke Korea Selatan dinilai sebagai investasi penting untuk menjaga kesehatan sekaligus memperoleh pengalaman pelayanan medis yang lebih manusiawi.
Seiring berkembangnya reputasi Korea Selatan sebagai pusat inovasi kesehatan, negara ini kini tidak hanya identik dengan industri kecantikan, tetapi juga sebagai tujuan utama wisata medis yang menawarkan layanan kesehatan berkualitas, efisien, dan berorientasi pada pencegahan penyakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....