Kelompok yang Tidak Dianjurkan Makan Ubi Jalar
- 01 Jul 2026 13:06 WIB
- Jember
Poin Utama
- ubi jalar
- uni jalar dan pantangannya
RRI.CO.ID JEMBER. Ubi jalar adalah jenis umbi-umbian yang kaya akan berbagai vitamin, mineral, serat, dan antioksidan, yang semuanya baik untuk kesehatan. Menurut National Library of Medicine, sekitar setengah dari serat dalam ubi jalar adalah serat larut, yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan menjaga kesehatan jantung. Meskipun kaya akan manfaat, tetapi ada sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang sebaiknya menghindari konsumsi ubi jalar.
Lantas, siapa saja kelompok yang tidak boleh makan ubi jalar? dikutip kompas.com
Penderita Batu Ginjal
Penderita batu ginjal sebaiknya menghindari atau mengurangi konsumsi ubi jalar, dikutip dari Eatingwell (30/1/2025). Alasannya karena ubi jalar mengandung banyak senyawa oksalat yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal kalsium oksalat, jenis batu ginjal yang paling umum. Kendati demikian, jika penderita batu ginjal ingin makan ubi jalar, sebaiknya mereka memadukan ubi jalar bersama makanan yang kaya kalsium, seperti keju, yogurt, atau susu.Kombinasi ini membantu kalsium dan oksalat saling mengikat di saluran pencernaan, sehingga mencegah pembentukan batu ginjal karena senyawa tersebut tidak sampai ke ginjal.
Orang dengan masalah kalium
Dikutip dari Kompas.com (3/11/2024), ubi jalar mengandung kalium yang tinggi, yaitu sekitar 700 miligram per ubi jalar. Jumlah ini adalah 15 persen dari jumlah harian yang disarankan.Jika dikonsumsi secara berlebihan, ubi jalar dapat memicu hiperkalemia, yaitu kondisi di mana kadar kalium dalam tubuh melebihi batas normal.Apabila tidak ditangani dengan tepat, hiperkalemia dapat meningkatkan risiko gangguan serius, seperti serangan jantung bahkan kematian.Risiko ini juga bisa meningkat apabila ubi jalar dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan yang dapat menaikkan kadar kalium dalam tubuh, seperti beta-blocker.Untuk itu, sebelum mengonsumsi ubi jalar secara rutin, terutama dalam jumlah besar, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Penderita penyakit liver
Ubi jalar mengandung beta-karoten, yang apabila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan hipervitaminosis A (toksisitas vitamin A), yaitu kelebihan vitamin A yang terakumulasi di dalam hati.Meski tidak berbahaya, tetapi dampaknya bisa membuat warna kulit dan kuku berubah menjadi oranye, dilansir dari Medicine Net.Selain itu, terlalu banyak vitamin A dalam jangka waktu yang lama juga dapat membuat rambut kasar, rambut rontok sebagian, bibir pecah-pecah, dan kulit kering dan kasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....