Jangan Sepelekan Diabetes, Risiko Kebutaan Mengintai

  • 15 Apr 2026 07:44 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID - Jember, Penyakit Diabetes Mellitus tidak hanya berdampak pada kadar gula darah, tetapi juga dapat menimbulkan komplikasi serius pada organ penglihatan. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah perdarahan di mata yang berpotensi menyebabkan kebutaan.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Retinopati Diabetik, yaitu kerusakan pembuluh darah kecil pada retina akibat kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu lama. Retina sendiri merupakan bagian mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan sinyal ke otak untuk menghasilkan penglihatan.

Dilansir dari jurnal American Diabetes Association (ADA), para ahli menjelaskan bahwa kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pembuluh darah di retina menjadi lemah, bocor, bahkan pecah. Akibatnya, terjadi perdarahan di dalam mata yang dapat mengganggu fungsi penglihatan secara bertahap.

Pada tahap awal, retinopati diabetik sering tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, seiring perkembangan kondisi, penderita dapat mengalami penglihatan kabur, munculnya bintik-bintik hitam (floaters), hingga penurunan penglihatan secara signifikan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berujung pada kebutaan permanen.

Risiko komplikasi ini meningkat pada penderita diabetes yang telah lama mengidap penyakit tersebut, terutama jika kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik. Selain itu, faktor lain seperti tekanan darah tinggi dan gaya hidup tidak sehat juga dapat memperparah kondisi.

Untuk mencegah terjadinya retinopati diabetik, penderita diabetes dianjurkan untuk rutin mengontrol kadar gula darah, menjaga pola makan sehat, serta melakukan pemeriksaan mata secara berkala. Deteksi dini menjadi kunci penting dalam mencegah kerusakan yang lebih parah.

Diabetes bukan hanya penyakit yang berkaitan dengan gula darah, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi serius pada mata. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat, khususnya penderita diabetes, untuk lebih waspada dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah risiko kebutaan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....