Tanda Overthinking Sudah Berbahaya
- 28 Feb 2026 13:39 WIB
- Jember
RRI.CO.ID. Memikirkan sesuatu secara mendalam sering dianggap sebagai tanda kehati-hatian. Namun, ketika pikiran berputar tanpa henti, mengulang skenario yang sama dan membuat tubuh ikut tegang, itu bukan lagi sekadar refleksi biasa. Overthinking yang dibiarkan berlarut-larut dapat berdampak pada kesehatan mental. Mengutip Very Well Mind, overthinking membuat keputusan sederhana terasa berat. Kebiasaan ini tidak membantu menemukan jalan keluar, justru membuat seseorang terjebak dalam lingkaran kekhawatiran dan keraguan yang menghambat tindakan.
Pikiran tak mau berhenti
Salah satu tanda paling jelas adalah ketika pikiran terus mengulang percakapan yang sudah terjadi, membayangkan skenario terburuk, atau memikirkan kesalahan lama berulang kali. Pola ini dikenal sebagai rumination, yakni merenungkan hal yang sama tanpa menghasilkan solusi.
Mengganggu kualitas tidur
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merenung berlebihan berkaitan dengan kualitas tidur yang buruk. Pikiran yang terus aktif membuat seseorang sulit terlelap atau tidak bisa mencapai tidur nyenyak. Hal ini membuat orang yang overthinking tidak bisa berhenti berpikir walau tubuhnya sudah berada di tempat tidur. Kurang tidur kemudian memperburuk kondisi emosional keesokan harinya. Akibatnya, kecemasan meningkat dan pikiran semakin sulit dikendalikan. Terbentuklah lingkaran yang sulit diputus.
Cemas tanpa henti
Mengutip Women in Balance, overthinking hampir selalu berjalan beriringan dengan kecemasan. Tubuh berada dalam mode siaga terus-menerus, meski tidak ada ancaman nyata.Dada terasa sesak, jantung berdebar lebih cepat, sulit rileks, dan muncul rasa khawatir berlebihan. Jika berlangsung hampir setiap hari dan mengganggu aktivitas, kondisi ini bisa berkaitan dengan gangguan kecemasan.
Sulit mengambil keputusan
Menukil dari NeuroLaunch, menghabiskan waktu lama hanya untuk memilih hal kecil seperti menentukan menu makan atau membalas pesan bisa menjadi tanda overthinking sudah menghambat fungsi sehari-hari. Terlalu banyak berpikir justru membuat keputusan semakin sulit diambil. Energi mental terkuras sebelum tindakan dilakukan. Dalam jangka panjang, kondisi ini memicu kelelahan mental dan rasa frustrasi pada diri sendiri.
Hubungan sosial terganggu
Overthinking juga bisa merusak relasi. Terlalu sering menafsirkan ulang kata-kata orang lain, mempertanyakan niat mereka, atau mencari makna tersembunyi dalam setiap pesan dapat memicu konflik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....