Menjaga Kesehatan Kulit dari Bahaya Sinar UV di tengah Suhu Ekstrem

  • 14 Jun 2026 12:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Di tengah meningkatnya suhu global yang sering kali memecahkan rekor, kesadaran akan bahaya paparan sinar matahari menjadi sangat krusial. Meski tubuh memerlukan paparan sinar UV untuk memproduksi vitamin D, paparan berlebih tanpa perlindungan dapat memicu kerusakan permanen pada kulit, bahkan meningkatkan risiko kanker.

Radiasi UV tidak hanya berdampak pada suhu panas yang kita rasakan, tetapi juga secara aktif merusak DNA dalam sel kulit. Menurut laporan terbaru dari BBC News (2026), kondisi cuaca yang tampak berawan bukanlah jaminan keamanan dari paparan sinar UV, karena kulit dapat terbakar sama cepatnya saat suhu mencapai 20 derajat Celcius maupun 30 derajat Celcius.

Para ahli kesehatan menekankan bahwa penggunaan sunscreen dengan SPF 30 ke atas, yang dilengkapi perlindungan UVA 4 atau 5 bintang, adalah langkah wajib. Tabir surya idealnya diaplikasikan 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan dan digunakan kembali setiap dua jam.

NHS (National Health Service), selaku otoritas layanan kesehatan publik di Inggris, menyarankan strategi perlindungan tambahan untuk meminimalisir risiko:

Cari Tempat Teduh: Hindari paparan sinar matahari langsung saat intensitasnya paling kuat, biasanya antara pukul 11.00 hingga 15.00.

Gunakan Pakaian Pelindung: Memakai topi bertepi lebar, kacamata hitam, serta pakaian yang menutup kulit dapat memberikan perlindungan fisik yang efektif.

Waspada Tanda-Tanda Bahaya: Perubahan pada tahi lalat, seperti perubahan bentuk, warna, atau munculnya rasa gatal dan pendarahan, harus segera diwaspadai sebagai gejala awal melanoma atau kanker kulit.

Perlindungan ini berlaku bagi siapa saja. Meskipun kulit yang lebih gelap memiliki perlindungan alami yang sedikit lebih baik, laporan BBC News tersebut menegaskan bahwa risiko kerusakan mata dan dampak buruk pada sistem imun akibat radiasi UV tetap mengancam semua orang tanpa terkecuali.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang konsisten, kita tetap dapat menikmati aktivitas di luar ruangan tanpa harus mengabaikan kesehatan jangka panjang kulit kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....