Waspada Kanker Nasofaring, Gejala Awal Mirip Pilek Biasa
- 25 Feb 2026 08:46 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Masyarakat diimbau untuk tidak meremehkan gejala pilek yang tidak kunjung sembuh karena berpotensi menjadi indikasi awal kanker nasofaring. Penyakit ini sering kali baru terdeteksi saat memasuki stadium lanjut akibat gejalanya yang tidak khas pada tahap awal.
Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (THT-BKL), dr. Denny Rizaldi A, Sp.THT-BKL, menjelaskan bahwa kanker nasofaring terletak di bagian belakang hidung. Posisi yang tersembunyi ini membuat pasien sering kali mengabaikan tanda-tanda awal kemunculannya.
"Keluhan awal yang paling sering dialami pasien adalah pilek yang tidak sembuh-sembuh, sehingga orang cenderung menganggapnya sebagai flu biasa," kata dr. Denny Rizaldi dalam dialog Indonesia Sehat di RRI Jember Jumat 20 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa kondisi ini sering membuat pasien terlambat melakukan pemeriksaan medis.
Menurut dr. Denny, seiring berkembangnya tumor, gejala akan menjalar ke bagian telinga seperti rasa penuh atau berdenging. Hal ini terjadi karena posisi nasofaring yang berdekatan dengan saluran yang menghubungkan hidung dan telinga.
"Hampir 90 persen pasien datang ke kami sudah dalam kondisi stadium lanjut dengan keluhan benjolan di leher," katanya, Menegaskan.
Munculnya benjolan tersebut menandakan bahwa sel kanker telah mengalami metastasis atau penyebaran.
Selain faktor genetik dan virus Epstein-Barr (EBV), pola makan juga menjadi pemicu utama kanker ini. Konsumsi makanan yang mengandung zat karsinogen seperti ikan asin, makanan yang dibakar, serta paparan asap rokok menjadi faktor risiko yang harus diwaspadai masyarakat.
Dokter Denny mengingatkan agar masyarakat segera melakukan pemeriksaan endoskopi jika mengalami pilek menahun atau mimisan berulang. Deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan melalui radioterapi dan kemoterapi untuk meningkatkan harapan hidup pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....