Negara Paling Cepat Tinggalkan Uang Tunai

  • 27 Jan 2026 11:20 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong sejumlah negara beralih dari transaksi tunai ke non-tunai. Di antara banyak negara seperti dilansir dari weforum.org, Swedia sering disebut sebagai negara yang paling cepat meninggalkan uang tunai. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan uang tunai di negara Nordik tersebut menurun drastis dan kini hanya digunakan dalam persentase kecil dari total transaksi harian masyarakat.

Swedia mulai beralih ke pembayaran digital sejak awal 2010-an dengan dukungan kuat dari perbankan, pemerintah, dan masyarakat. Aplikasi pembayaran mobile seperti Swish menjadi alat transaksi utama, digunakan untuk membayar transportasi, belanja, hingga sumbangan di tempat ibadah. Bahkan, banyak toko dan restoran di Swedia yang secara terbuka menolak pembayaran tunai.

Selain Swedia, negara lain seperti Norwegia dan Denmark juga mengalami penurunan signifikan dalam penggunaan uang tunai. Di Norwegia, sebagian besar transaksi ritel telah dilakukan secara digital, sementara Denmark menargetkan masyarakat tanpa uang tunai melalui penguatan infrastruktur pembayaran elektronik. Faktor kepercayaan publik terhadap sistem keuangan menjadi kunci utama keberhasilan negara-negara ini.

Meski efisien, transisi menuju masyarakat tanpa uang tunai juga memunculkan tantangan. Isu keamanan data, risiko kejahatan siber, serta potensi eksklusi bagi kelompok lansia dan masyarakat pedesaan menjadi perhatian serius. Pemerintah Swedia bahkan sempat mengingatkan agar uang tunai tetap tersedia sebagai cadangan dalam kondisi darurat, seperti gangguan sistem atau krisis nasional.

Para pakar menilai bahwa kecepatan Swedia meninggalkan uang tunai dipengaruhi oleh literasi digital yang tinggi, infrastruktur teknologi yang matang, dan budaya masyarakat yang adaptif terhadap inovasi. Pengalaman Swedia kini menjadi rujukan global bagi negara-negara lain yang ingin mengurangi ketergantungan pada uang tunai secara bertahap dan aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....