Peringatan Ancaman Siber Meningkat Pesat akibat AI

  • 25 Apr 2026 13:11 WIB
  •  Jember
Poin Utama
  • Keamanan Siber
  • Kecerdasan Buatan
  • Teknologi

RRI.CO.ID, Eropa: Otoritas pengawas pasar keuangan Eropa memperingatkan bahwa ancaman siber terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Seperti dikutip dari Reuters (24-04-2026), Kepala European Securities and Markets Authority (ESMA), Verena Ross, menyebut bahwa kemajuan AI membuat serangan siber menjadi lebih cepat, kompleks, dan sulit dideteksi.

Ross menegaskan bahwa ketegangan geopolitik global turut memperburuk situasi, sehingga risiko terhadap sistem keuangan semakin besar. Untuk itu, ESMA kini активно berkoordinasi dengan lembaga keuangan di bawah pengawasannya guna mengevaluasi kesiapan pertahanan siber mereka.

Salah satu kekhawatiran utama adalah kemampuan model AI canggih yang dapat menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan sistem secara otomatis. Teknologi ini memungkinkan pelaku kejahatan siber menyerang dengan skala dan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, risiko siber dinilai bisa memperparah gejolak pasar, terutama saat terjadi koreksi harga aset yang dipicu kondisi global. Dalam situasi tersebut, potensi manipulasi pasar juga meningkat, sehingga regulator diminta lebih waspada terhadap aktivitas perdagangan yang mencurigakan.

Di sisi lain, Uni Eropa juga menghadapi tantangan baru dalam mengawasi perusahaan kripto yang tidak memiliki izin. Mulai 1 Juli mendatang, regulator harus memastikan kepatuhan terhadap aturan lisensi baru, termasuk terhadap perusahaan lintas negara yang beroperasi di kawasan tersebut.

Ross menambahkan bahwa ke depan, regulator kemungkinan perlu memperluas pengawasan tidak hanya pada lembaga keuangan, tetapi juga pada penyedia teknologi pihak ketiga, termasuk perusahaan pengembang AI. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah percepatan transformasi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....