Lumajang Menyiapkan Santri Menuju Pentas Jawa Timur

  • 28 Jul 2026 01:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, menjadi titik awal lahirnya calon-calon santri terbaik Kabupaten Lumajang yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Kepercayaan menjadi lokasi pembukaan PORSADIN III Kabupaten Lumajang menempatkan desa ini bukan sekadar sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai bagian penting dalam proses pembinaan generasi santri yang berprestasi dan berkarakter.

Ratusan santri dari berbagai penjuru Kabupaten Lumajang memadati Lapangan Desa Kebonsari pada Sabtu (25/7/2026) untuk mengikuti pembukaan PORSADIN III. Kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Lumajang tersebut terlaksana atas kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, serta berbagai pihak pendukung.

Sebanyak 20 kafilah dari 21 kecamatan mengikuti ajang ini dengan total 458 santri, didampingi 395 official, 34 dewan hakim, dan 40 panitia. Para peserta berkompetisi pada berbagai cabang lomba seni, akademik keagamaan, olahraga, dan keterampilan sebagai bagian dari proses seleksi menuju PORSADIN tingkat provinsi.

Selain Lapangan Desa Kebonsari sebagai lokasi utama pembukaan, perlombaan juga berlangsung di sejumlah venue di Kecamatan Sumbersuko, di antaranya MDT Hasyim Asy'ari, MI Nurul Islam Labruk Kidul, Masjid Jami' Arroudhoh, Sport Center Labruk Kidul, serta Lapangan Bulu Tangkis Amanda. Keterlibatan berbagai fasilitas tersebut mencerminkan sinergi masyarakat dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan pembinaan santri tingkat kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda Islam. Menurutnya, PORSADIN menjadi wadah bagi santri untuk menunjukkan kemampuan di bidang keagamaan, seni, olahraga, sekaligus menumbuhkan sportivitas dan mempererat persaudaraan.

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu juga berharap para peserta mampu memberikan prestasi terbaik sehingga dapat mewakili Kabupaten Lumajang pada PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026, di mana Lumajang dipercaya menjadi tuan rumah.

Kepala Desa Kebonsari, Fathur Rohman, menyampaikan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah PORSADIN III merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Desa Kebonsari. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan ini menunjukkan bahwa desa mampu menjadi ruang yang mendukung pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia berharap momentum tersebut semakin mendorong tumbuhnya kecintaan generasi muda terhadap madrasah diniyah serta melahirkan santri-santri berprestasi yang mampu mengharumkan nama Lumajang di tingkat provinsi maupun nasional.

PORSADIN III Kabupaten Lumajang mempertandingkan 14 cabang lomba tingkat Ula dan 3 cabang lomba tingkat Wustha sesuai petunjuk teknis penyelenggaraan. Para juara akan memperoleh trofi, sertifikat, uang pembinaan, voucher umrah, serta penghargaan juara umum sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Bagi Desa Kebonsari, penyelenggaraan PORSADIN III menjadi lebih dari sekadar agenda perlombaan. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran desa sebagai ruang tumbuh pendidikan keagamaan, mempererat silaturahmi antarsantri, sekaligus menyiapkan bibit-bibit terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Lumajang pada ajang PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Semangat yang tumbuh dari Desa Kebonsari diharapkan terus menginspirasi lahirnya generasi santri yang berilmu, berakhlakul karimah, sehat, tangguh, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Kebonsari/Jokomi/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....