Desa Sumberwuluh Perkuat Pembangunan Berbasis Data

  • 28 Jul 2026 01:35 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Pemerintah Desa Sumberwuluh terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan dengan mendorong pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penyajian, Analisis, dan Interpretasi Data yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) di Balai Desa Sumberwuluh, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti Agen Statistik Desa Sumberwuluh bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari penguatan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) yang bertujuan membangun tata kelola pemerintahan desa berbasis data atau evidence-based policy.

Sebagai narasumber, Zatih, Pendamping Desa Cantik yang juga merupakan perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberwuluh, menekankan bahwa data akan bernilai ketika mampu diolah menjadi informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan.

"Data angka yang menumpuk tidak akan memberikan dampak perubahan jika tidak disajikan secara visual yang informatif, dianalisis secara akurat, dan diinterpretasikan dengan tepat sesuai kondisi riil masyarakat di lapangan," jelasnya.

Dalam pemaparannya, peserta dibekali pemahaman mengenai tiga tahapan penting dalam pengelolaan data, yaitu penyajian data agar lebih mudah dipahami melalui grafik, diagram, maupun peta tematik; analisis data untuk membaca pola dan hubungan antarindikator; serta interpretasi data sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran.

Melalui pelatihan tersebut, Agen Statistik Desa diharapkan semakin mampu mengelola data secara mandiri, sementara mahasiswa KKN turut memberikan dukungan melalui pendampingan teknis dan penguatan literasi digital. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam membangun sistem informasi desa yang semakin tertata dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Sumberwuluh, Sulhan, mengatakan bahwa pembangunan desa yang berkualitas harus diawali dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, setiap kebijakan akan lebih efektif apabila disusun berdasarkan kondisi riil yang tergambar dari data yang valid.

"Kami ingin setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, data harus menjadi dasar dalam menyusun kebijakan, menentukan prioritas pembangunan, hingga mengevaluasi hasilnya. Melalui penguatan kapasitas Agen Statistik Desa dan kolaborasi bersama BPS serta mahasiswa KKN, kami optimistis tata kelola pemerintahan Desa Sumberwuluh akan semakin baik, transparan, dan tepat sasaran," ujar Sulhan.

Ia berharap budaya memanfaatkan data tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi bagian dari proses kerja pemerintahan desa dalam merancang pembangunan yang adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan simulasi pengolahan data sederhana. Melalui penguatan kapasitas ini, Desa Sumberwuluh semakin meneguhkan komitmennya untuk membangun desa berdasarkan data yang valid, sehingga setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Tawang Segoro/Cak Sul/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....