Pemkab Lumajang Perkuat Infrastruktur,pertanian dan Pariwisata
- 15 Jun 2026 16:32 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajnag - Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui pengembangan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, dan optimalisasi potensi pariwisata. Langkah tersebut menjadi strategi utama untuk meningkatkan konektivitas wilayah, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat memberikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (15/6/2026).
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas meskipun pemerintah daerah dihadapkan pada keterbatasan fiskal. Menurutnya, infrastruktur memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus membuka akses ekonomi antarwilayah.
Saat ini tingkat kemantapan jalan kabupaten di Lumajang telah mencapai 78,23 persen. Namun dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.090,37 kilometer, masih terdapat sekitar 237,37 kilometer ruas jalan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Karena itu, pembangunan dan perbaikan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Selain jalan dan jembatan, Pemkab Lumajang juga memperkuat infrastruktur pendukung sektor pertanian. Pada tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan pembangunan jaringan irigasi di sembilan lokasi serta pembangunan jalan usaha tani di 21 lokasi. Upaya tersebut diperkuat dengan perjuangan pembangunan permanen jaringan irigasi Dam Klerek yang saat ini masih dalam tahap penanganan darurat sembari menunggu dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Penguatan sektor pertanian menjadi perhatian khusus karena hingga kini masih menjadi tulang punggung perekonomian Lumajang. Sektor ini menyumbang 31,98 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,35 persen pada tahun 2025.
Untuk meningkatkan produktivitas petani, Pemkab Lumajang terus mendorong modernisasi pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian. Hingga saat ini telah disalurkan empat unit combine harvester, empat unit transplanter, serta satu unit drone pertanian. Pemerintah daerah juga terus mengembangkan hilirisasi komoditas unggulan guna meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.
Salah satu capaian strategis yang berhasil diraih adalah terpilihnya Kabupaten Lumajang mewakili Indonesia dalam Program One Country One Priority Product (OCOP) bersama Food and Agriculture Organization (FAO) dengan komoditas unggulan Pisang Mas Kirana. Program tersebut membuka peluang lebih luas bagi produk pertanian Lumajang untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Di sisi lain, sektor pariwisata juga terus diperkuat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pemkab Lumajang menaruh perhatian besar pada pengembangan destinasi unggulan, salah satunya Air Terjun Tumpak Sewu yang telah dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia dan menjadi ikon pariwisata Kabupaten Lumajang.
Pengembangan sektor pariwisata dilakukan melalui peningkatan kualitas destinasi, perbaikan aksesibilitas, penguatan promosi digital, serta pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan wisata. Pengelolaan Tumpak Sewu yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan dukungan perizinan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, penguatan pertanian, dan pengembangan pariwisata merupakan tiga sektor yang saling mendukung dalam memperkuat perekonomian daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, produktivitas pertanian yang meningkat, serta sektor pariwisata yang berkembang, Lumajang diharapkan mampu menciptakan lebih banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Ketika akses antarwilayah semakin baik, distribusi hasil produksi menjadi lancar, sektor pertanian semakin produktif, dan pariwisata berkembang, maka pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat. Pada akhirnya, tujuan utama dari seluruh pembangunan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lumajang,” pungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....