Jemaah Haji Banyuwangi Wafat di Tanah Suci Bertambah menjadi Lima Orang
- 11 Jun 2026 03:16 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi- Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Banyuwangi yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi lima orang. Jemaah terbaru yang wafat adalah Kusnudin, 85 tahun, warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.
Kusnudin meninggal dunia pada Selasa, 9 Juni 2026 pukul 01.18 Waktu Arab Saudi setelah menjalani perawatan intensif di King Faisal Hospital, Makkah.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, berdasarkan laporan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), almarhum mulai mengalami gangguan kesehatan pasca Armuzna berupa sesak napas, batuk, serta penurunan nafsu makan dan minum.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan saturasi oksigen rendah dan tekanan darah menurun sehingga pasien dirujuk ke King Faisal Hospital untuk mendapatkan penanganan lanjutan,” ujar Amir, Rabu, 10 Juni 2026.
Selama menjalani perawatan, Kusnudin mendapat terapi oksigen, antibiotik, cairan infus, hingga penanganan intensif di ruang ICU. Namun kondisinya terus memburuk akibat komplikasi gangguan paru dan infeksi berat.
Berdasarkan diagnosis medis, penyebab kematian almarhum adalah ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome), syok septik, dan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).
“Kondisi tersebut menunjukkan adanya gagal napas berat yang diperberat infeksi sistemik sehingga menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh,” kata Amir.
Menurut Amir, kelompok lanjut usia dan jemaah risiko tinggi masih menjadi kelompok paling rentan mengalami gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji, terutama setelah rangkaian Armuzna yang membutuhkan aktivitas fisik tinggi di tengah cuaca panas ekstrem.
Hingga 9 Juni 2026, dari total 1.317 jemaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 82 hingga 85, tercatat 401 jemaah masuk kategori risiko tinggi atau sekitar 30,4 persen. Seluruhnya masih dalam pemantauan kesehatan intensif oleh TKHI.
Dengan meninggalnya Kusnudin, total lima jemaah haji Banyuwangi yang wafat di Tanah Suci, yakni Patonah binti Mat Yasir (71), H. Bilal bin Sangidun (85), H. Soejadi bin Mertokadiyo (85), Syuwandi bin Saji (78), dan Kusnudin bin Saikun (85).
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan seluruh jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menyempurnakan ibadah haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....