Jamaah Haji Banyuwangi Kloter 84 Meninggal di Makkah

  • 09 Jun 2026 15:09 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi- Seorang jamaah haji asal Banyuwangi, Syuwandi bin Saji (78), warga Dusun Malar, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, meninggal dunia di Tanah Suci pada Minggu, 7 Juni 2026 Waktu Arab Saudi (WAS). Almarhum yang tergabung dalam Kloter 84 meninggal dunia di King Faisal Hospital, Makkah, setelah menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung akut.

Berdasarkan laporan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), kondisi kesehatan Syuwandi mulai menurun sejak 5 Juni 2026. Saat itu almarhum mengalami badan lemas, nafsu makan menurun, dan tekanan darah sangat rendah sehingga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan almarhum mengalami STEMI (ST-Elevation Myocardial Infarction), yakni serangan jantung akut berat akibat sumbatan pembuluh darah koroner.

Pasien sempat mendapatkan terapi trombolitik dan perawatan intensif di ruang ICU. Namun kondisinya berkembang menjadi syok kardiogenik yang menyebabkan fungsi pompa jantung menurun drastis hingga akhirnya meninggal dunia.

Penyakit jantung dan gangguan pernapasan masih menjadi persoalan kesehatan utama yang dialami jamaah lanjut usia dan kelompok risiko tinggi selama pelaksanaan ibadah haji.

Hingga 8 Juni 2026, dari total 1.317 jamaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 82 hingga 85, tercatat sebanyak 401 jamaah masuk kategori risiko tinggi atau sekitar 30,4 persen dan masih dalam pemantauan kesehatan petugas.

Dengan bertambahnya satu jamaah wafat tersebut, total jamaah haji asal Banyuwangi yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga saat ini menjadi empat orang.

Selain itu, sejumlah jamaah lainnya juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi akibat gangguan pernapasan, penyakit jantung, dehidrasi, serta kelelahan fisik pasca pelaksanaan Armuzna.

Kepala Dinas Kesehatan banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, Pemkab Banyuwangi terus berkoordinasi dengan TKHI, PPIH, dan petugas kloter untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah, khususnya lansia dan kelompok risiko tinggi. Pemantauan dilakukan hingga seluruh jamaah kembali ke tanah air.

"Kami terus mengupdate kondisi kesehatan jamaah, utamanya yang lansia," ungkap Amir, Selasa 9 Juni 2026.

Pemkab Banyuwangi juga mengajak masyarakat mendoakan para jamaah yang masih berada di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....