Ribuan Jemaah Calon Haji Jember Ikuti Doa Bersama
- 04 Mei 2026 16:05 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar doa bersama dan pelepasan jemaah calon haji di Gedung Balai Serba Guna Kaliwates, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini diikuti ribuan jemaah dari 31 kecamatan yang mengenakan seragam batik haji berwarna biru, serta dihadiri Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Ia menyampaikan bahwa total jemaah haji asal Jember tahun ini mencapai 2.956 orang. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Jawa Timur.
Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik saat proses pemberangkatan maupun kepulangan jemaah.
“Kami sudah memutuskan bahwa pemberangkatan haji ditetapkan di Kecamatan Tanggul, supaya yang dari barat tidak ke timur lagi. Dulu kan sempat dipusatkan di Pemkab,” katanya.
Kebijakan ini diambil untuk memudahkan akses jemaah, khususnya dari wilayah barat Jember, agar tidak perlu menempuh perjalanan lebih jauh ke pusat kota sebelum berangkat ke Asrama Haji Surabaya.
“Kasihan jemaah yang dari Kecamatan Jombang, Puger, Gumukmas, Tanggul, Bangsalsari, masih ke timur atau wilayah kota, habis itu ke barat,” tambahnya.
Selain itu, Fawait juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesehatan fisik yang prima.
“Karena ibadah haji ini bukan cuma ibadah batin saja. Tapi juga ibadah fisik dan perlu kesehatan yang baik,” katanya.
Fawait juga mengajak para jemaah untuk turut mendoakan bangsa Indonesia agar tetap kuat menghadapi berbagai tantangan global, termasuk kondisi geopolitik dan ekonomi dunia.
“Karena kita tahu bahwa tantangan dunia hari ini luar biasa, apalagi dengan adanya ketidakstabilan di Timur Tengah. Maka saya minta doa, mudah-mudahan Indonesia bisa terus tangguh dan Presiden bisa menjalankan visi-misinya,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mengakui adanya jemaah yang masuk kategori risiko tinggi, mengingat keberangkatan haji diikuti berbagai kelompok usia, termasuk lanjut usia.
Namun, pemerintah bersama pihak terkait memastikan pendampingan dan layanan kesehatan tetap menjadi prioritas. Ia optimistis pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan berjalan lebih baik.
Ia menilai kehadiran Kementerian Haji dan Umrah sebagai lembaga tersendiri menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji.
“Ini adalah terobosan presiden yang menurut saya sangat luar biasa. Karena salah satu jemaah haji terbesar di dunia itu adalah dari Indonesia,” katanya.
Pemberangkatan jemaah haji asal Jember dijadwalkan berlangsung pada 14, 15, dan 16 Mei 2026 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....