Aturan Baru Arab Saudi, Jemaah Calon Haji Bondowoso Tak Bisa Berangkat Serentak
- 09 Mei 2025 09:21 WIB
- Jember
KBRN, Bondowoso : Akibat adanya ketentuan baru dari Pemerintah Arab Saudi, ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Bondowoso, yang rencananya akan berangkat secara serentak pada 11 Mei mendatang, terdapat belasan jemaah berangkat lebih awal dan lebih lambat.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Bondowoso, Suharyono menjelaskan, belasan JCH yang berangkat lebih awal, terdata sebagai jemaah reguler. Visa hajinya mereka sudah keluar lebih awal, sehingga harus berangkat untuk mengisi kloter yang dimaksud.
“Kami harus mengatur ulang jumlah rombongan,” katanya, Jumat (9/5/2025).
Dia juga menjelaskan, ada aturan baru dari Pemerintah Arab Saudi. Penggolongan kloter berdasarkan sarikan atau PT. Hal itu membuat penanganan jemaah haji berbeda-beda. Sehingga Kemenag harus memetakan ulang jemaah haji yang akan berangkat pada 11 Mei mendatang.
“Visa haji masing-masing jemaah kan berbeda sarikahnya. Termasuk orang tua dan anak, suami istri yang tidak sama sarikahnya, mau tidak mau besok tidak boleh diberangkatkan,” jelasnya.
Sarikah merupakan pihak yang menangani jemaah selama melaksanakan ibadah haji, mulai dari hotel hingga transportasi yang akan digunakan. Perbedaan sarikah pada jemaah haji gabungan, dipastikan tak dapat berangkat secara serentak pada 11 Mei mendatang. Ratusan jemaah haji asal Bondowoso, lanjut Suharyono, kurang lebih dilayani oleh lima sarikah.
“Tetap bisa berangkat tahun ini. Tapi kloternya itu menunggu, dicarikan kloter yang memang satu sarikah,” tuturnya.
Selain itu, dia juga menyebut ada delapan CJH Bondowoso yang belum memiliki visa haji. Oleh sebab itu, ketika persyaratan itu dikeluarkan, Kemenag masih akan melihat sarikah masing-masing jemaah. “Berapa orang yang akan berangkat pada 11 Mei, masih kita finalkan datanya,” pungkasnya.
Sebelumnya, empat CJH berangkat lebih awal ke tanah suci Mekkah. Mereka tergabung dalam kloter tiga, bersama CJH asal Kediri. Selanjutnya, sembilan calon jemaah lainnya juga ikut berangkat. Mereka tergabung dalam kloter 17, bersama jemaah asal Surabaya. Belasan jemaah yang berangkat lebih awal itu, masuk dalam 615 kuota jemaah haji Bondowoso.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....