Hobi Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

  • 07 Sep 2026 15:23 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Kesibukan pekerjaan dan berbagai tanggung jawab sehari-hari sering membuat seseorang lupa menyediakan waktu untuk melakukan kegiatan yang disukai. Padahal, memiliki hobi bukan sekadar cara mengisi waktu luang. Melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat memberikan ruang bagi seseorang untuk beristirahat sejenak dari rutinitas dan menjaga keseimbangan kehidupan sehari-hari.

Mayo Clinic pada 2024 menjelaskan bahwa menyediakan waktu untuk aktivitas yang disukai dapat menjadi bagian dari cara mengelola stres. Membaca, mendengarkan musik, berkebun, berjalan kaki, hingga melakukan kegiatan kreatif dapat membantu seseorang mengalihkan perhatian dari berbagai tekanan yang sedang dihadapi.

Jodie M. Smith, APRN, C.N.P., D.N.P., M.S.N., perawat praktisi Mayo Clinic, pada 2024 mengatakan bahwa meluangkan waktu untuk berada di alam penting untuk menjaga ketahanan diri dan mendukung perawatan diri di tengah kehidupan yang penuh tuntutan.

Menurut Smith, menghabiskan waktu di alam juga dapat membantu seseorang merasa lebih rileks. Bahkan, meluangkan waktu beberapa menit di ruang terbuka hijau dapat menjadi kesempatan untuk menyegarkan pikiran setelah menjalani aktivitas yang padat.

Hobi tidak harus selalu berkaitan dengan pekerjaan atau menghasilkan sesuatu yang bernilai secara ekonomi. Membaca buku, memasak, bermain musik, menggambar, merawat tanaman, berolahraga, memotret, atau sekadar berjalan menikmati suasana sekitar dapat menjadi pilihan selama aktivitas tersebut memberikan rasa nyaman.

Kegiatan yang disukai juga dapat membantu seseorang memberikan jarak dari rutinitas. Ketika terlalu lama berkutat dengan pekerjaan, perhatian sering kali hanya tertuju pada target dan kewajiban. Hobi memberikan kesempatan untuk mengalihkan fokus dan melakukan sesuatu karena memang menyukainya.

Aktivitas fisik juga dapat menjadi pilihan hobi yang memberikan manfaat tambahan. Berjalan kaki, berlari, bersepeda, berenang, bermain bulu tangkis, atau berkebun memungkinkan seseorang tetap bergerak sekaligus menikmati aktivitas yang dilakukan.

Hobi yang dilakukan bersama orang lain juga dapat membuka kesempatan untuk membangun hubungan sosial. Bergabung dengan komunitas olahraga, kelompok membaca, komunitas fotografi, atau kegiatan sosial dapat membuat seseorang memiliki ruang untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman.

Namun, hobi sebaiknya tidak berubah menjadi sumber tekanan baru. Seseorang tidak harus mengejar pencapaian tertentu atau merasa wajib menjadi ahli dalam bidang yang disukai. Hobi dapat tetap menjadi kegiatan sederhana yang dilakukan untuk menikmati waktu dan memberikan rasa senang.

Mayo Clinic juga menyarankan agar seseorang menyediakan waktu khusus untuk kegiatan yang disukai sebagai bagian dari pengelolaan stres. Menjadwalkan waktu untuk membaca, mendengarkan musik, berjalan kaki, atau melakukan aktivitas favorit membuat kegiatan tersebut tidak mudah tersisih oleh kesibukan.

Bagi orang yang merasa tidak memiliki banyak waktu, hobi tidak harus dilakukan berjam-jam. Beberapa menit untuk melakukan kegiatan yang disukai dapat menjadi awal. Misalnya, membaca beberapa halaman buku sebelum tidur, berjalan kaki setelah bekerja, atau merawat tanaman di pagi hari.

Yang terpenting adalah konsistensi dan kemampuan menikmati aktivitas tersebut. Hobi bukan perlombaan untuk mendapatkan hasil terbaik, melainkan kesempatan untuk memberikan ruang bagi diri sendiri di tengah berbagai tuntutan kehidupan.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan mental tidak selalu harus dilakukan melalui perubahan besar. Memberikan waktu untuk melakukan sesuatu yang disukai dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keseimbangan, mengurangi tekanan, dan membuat kehidupan sehari-hari terasa lebih menyenangkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....