Habis Olahraga Malah Nongkrong tanpa Mandi, Sehatkah?

  • 31 Mei 2026 23:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jakarta — Setelah berolahraga, tidak sedikit orang memilih langsung berkumpul bersama teman, menikmati kopi, atau sekadar bersantai tanpa segera mandi. Kebiasaan ini cukup umum ditemui, terutama di kalangan komunitas lari, pesepeda, maupun penggemar olahraga luar ruangan. Namun, muncul pertanyaan apakah menunda mandi setelah olahraga aman bagi kesehatan. Secara umum, tidak langsung mandi setelah olahraga tidak selalu berbahaya apabila dilakukan dalam waktu singkat dan kondisi tubuh tetap diperhatikan. Namun, tubuh yang masih dipenuhi keringat dalam waktu lama dapat menimbulkan beberapa dampak yang berkaitan dengan kesehatan kulit maupun kenyamanan fisik.

Saat berolahraga, suhu tubuh meningkat dan kelenjar keringat bekerja lebih aktif untuk membantu proses pendinginan. Keringat sebenarnya tidak berbahaya karena sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit. Akan tetapi, ketika keringat bercampur dengan minyak kulit, debu, serta bakteri yang menempel di permukaan tubuh, kondisi tersebut dapat memicu berbagai masalah apabila dibiarkan terlalu lama. Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah iritasi kulit. Area tubuh yang lembap seperti punggung, dada, leher, ketiak, dan lipatan tubuh menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri maupun jamur. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat menyebabkan gatal, ruam, atau munculnya jerawat tubuh setelah berolahraga. Pakaian olahraga yang basah juga berperan dalam meningkatkan risiko gangguan kulit. Bahan pakaian yang menempel lama pada kulit dapat menimbulkan gesekan berulang, terutama saat seseorang tetap aktif bergerak setelah latihan selesai. Gesekan tersebut berpotensi menyebabkan kemerahan dan ketidaknyamanan pada area tertentu.

Selain kesehatan kulit, tubuh yang tetap berada dalam kondisi berkeringat dapat kehilangan kenyamanan termal. Setelah olahraga selesai, suhu tubuh secara bertahap kembali normal. Jika tubuh terus terkena angin atau berada di lingkungan dengan suhu lebih rendah dalam kondisi pakaian basah, sebagian orang dapat merasakan tubuh menjadi dingin lebih cepat. Mandi tidak selalu harus dilakukan sesaat setelah olahraga berakhir. Banyak pelatih kebugaran menyarankan tubuh diberi waktu untuk melakukan pendinginan terlebih dahulu. Denyut jantung dan laju pernapasan yang masih tinggi sebaiknya dibiarkan turun secara bertahap sebelum mandi, terutama setelah latihan berat atau lari jarak jauh. Dalam praktiknya, banyak anggota komunitas olahraga memilih nongkrong terlebih dahulu setelah latihan sebagai bagian dari aktivitas sosial. Selama durasinya tidak terlalu lama dan tubuh tetap dijaga dalam kondisi bersih serta kering, kebiasaan tersebut umumnya tidak menjadi masalah serius bagi kebanyakan orang sehat. Beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi risiko. Mengganti pakaian olahraga yang basah dengan pakaian kering menjadi salah satu cara yang efektif. Selain itu, menjaga asupan cairan setelah olahraga membantu proses pemulihan tubuh sekaligus menggantikan cairan yang hilang melalui keringat.

Bagi individu yang memiliki kulit sensitif, riwayat infeksi jamur, atau mudah mengalami jerawat tubuh, mandi setelah olahraga cenderung lebih dianjurkan. Membersihkan tubuh membantu menghilangkan sisa keringat, minyak, dan kotoran yang menempel sehingga kesehatan kulit lebih terjaga. Olahraga pada dasarnya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Namun, proses pemulihan setelah latihan juga memiliki peran penting. Pendinginan, hidrasi, pergantian pakaian, serta menjaga kebersihan tubuh menjadi bagian dari kebiasaan yang membantu tubuh pulih dengan lebih baik setelah aktivitas fisik. Pada akhirnya, nongkrong setelah olahraga bukanlah kebiasaan yang otomatis berbahaya. Yang perlu diperhatikan adalah durasi menunda mandi, kondisi kebersihan tubuh, serta respons masing-masing individu. Semakin lama keringat dan pakaian basah menempel pada tubuh, semakin besar pula potensi munculnya gangguan pada kulit dan kenyamanan fisik.

Lansiran: Sejumlah lembaga kesehatan dan olahraga internasional menekankan pentingnya menjaga kebersihan tubuh serta mengganti pakaian yang basah setelah aktivitas fisik untuk membantu mencegah iritasi kulit dan mendukung proses pemulihan pascalatihan.

Tanggal Publikasi Lansiran: 12 Agustus 2024.

Sumber:

– American Academy of Dermatology

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....