Cara Gen Z Atur Waktu dengan Efektif

  • 08 Jul 2025 10:41 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Gen Z tumbuh di era multitasking, notifikasi tiada henti, dan tuntutan untuk selalu “on”. Akibatnya, banyak yang merasa waktu 24 jam tidak cukup. Padahal, kunci utamanya bukan menambah waktu, tapi mengelolanya dengan lebih cerdas. Yuk, simak cara-cara efektif atur waktu ala Gen Z agar semua aktivitas tetap jalan tanpa bikin stres dikutip dari Harvard Business Review:

1. Kenali Pola Energi Harianmu

Setiap orang punya waktu “emas” di mana mereka paling fokus dan produktif—entah pagi, siang, atau malam. Coba perhatikan kapan kamu merasa paling semangat dan kapan kamu cenderung ngantuk atau lelah. Gunakan waktu produktif itu untuk menyelesaikan tugas-tugas penting. Sementara waktu low energy bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ringan seperti membalas chat, bersih-bersih, atau istirahat.

2. Gunakan Kalender Digital atau Planner Fisik

Atur jadwal harian, mingguan, bahkan bulanan dengan rapi. Gunakan Google Calendar, Notion, atau aplikasi planner favorit kamu. Tandai waktu untuk kuliah, kerja, istirahat, olahraga, dan hiburan. Dengan melihat keseluruhan jadwal, kamu bisa tahu kapan waktu senggang dan kapan harus fokus. Ini membantu kamu menghindari overbooking atau keteteran karena lupa jadwal.

3. Terapkan Teknik Time Blocking

Bagi waktu menjadi blok-blok khusus untuk aktivitas tertentu. Misalnya: jam 08.00–10.00 untuk belajar, 10.00–10.30 istirahat, 10.30–12.00 kerja tugas. Dengan teknik ini, kamu melatih otak untuk fokus hanya pada satu hal dalam satu waktu. Selain mengurangi distraksi, ini juga membuat kamu lebih disiplin dan menghargai waktu.

4. Kurangi Kegiatan yang Tidak Memberi Nilai Tambah

Lakukan audit waktu harian: catat apa saja yang kamu lakukan dalam satu hari. Kamu akan kaget melihat berapa lama waktu yang dihabiskan untuk scroll TikTok, stalking akun random, atau menonton video yang tidak penting. Setelah sadar, coba ganti sebagian waktu tersebut untuk hal yang lebih produktif—atau setidaknya menyenangkan dan bermanfaat.

5. Belajar Bilang “Tidak” dan Tetapkan Batas

Salah satu penyebab waktu terasa sempit adalah karena kita terlalu sering bilang “iya” ke semua ajakan atau permintaan. Belajar bilang “tidak” secara sopan tapi tegas itu penting. Misalnya: menolak ajakan nongkrong kalau kamu butuh waktu istirahat, atau tidak menerima kerjaan tambahan jika sudah overload. Menetapkan batas akan bantu kamu menjaga waktu dan energi.

6. Sisipkan Waktu untuk Rehat dan Recharge

Manajemen waktu yang baik bukan hanya tentang kerja terus-menerus. Justru penting untuk menyisipkan waktu rehat—baik fisik maupun mental. Jalan sore, tidur siang sebentar, atau sekadar baca buku ringan bisa bantu tubuh dan pikiran tetap segar. Tanpa rehat, kamu akan cepat burnout dan performa menurun.

7. Evaluasi dan Koreksi Setiap Minggu

Luangkan waktu setiap akhir pekan untuk melihat bagaimana kamu mengatur waktumu minggu ini. Apakah jadwalnya terlalu padat? Apakah ada blok waktu yang sering terlewat? Dengan evaluasi rutin, kamu bisa memperbaiki kebiasaan dan menemukan cara yang paling cocok buat dirimu sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....