JFC 2026 Dongkrak UMKM, Kerajinan Dayak Balikpapan Curi Perhatian Warga Jember

  • 27 Jul 2026 10:19 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID,Jember- Perhelatan tahunan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 terbukti menjadi akselerator tangguh dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik skala lokal maupun nasional.

Salah satu daya tarik utama dalam pameran UMKM tahun ini hadir dari Balikpapan, Kalimantan Timur, yang membawa ragam produk kerajinan khas Dayak dan sukses menyedot antusiasme luar biasa dari masyarakat Jember.

JFC 2026 tidak hanya menjadi panggung kreativitas busana dan seni pertunjukan, tetapi juga membuka ruang transaksi ekonomi serta promosi budaya lintas pulau yang sangat potensial. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati area pameran untuk melihat langsung keunikan produk unggulan Nusantara.

Pelaku UMKM asal Balikpapan, Rosalinda atau yang akrab disapa Oca, mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya dapat berpartisipasi langsung dalam rangkaian JFC 2026.

"Semua manik-manik ini terbuat dari batu sungai yang dileburkan, mirip proses pembuatan emas. Warnanya diukir dan motifnya dirancang khusus bersama ibu-ibu pengrajin di sana. Karena terbuat dari bahan batu asli, warnanya bertahan lama dan tidak akan luntur, namun harganya tetap terjangkau," ujar Oca ditemui RRI, Minggu 26 Juli 2026.

Di antara berbagai produk yang dipamerkan, aksesori seperti gelang dan kalung etnik yang terbuat dari olahan batu sungai alami menjadi produk yang paling banyak dicari.

Sentuhan autentik kebudayaan Dayak pada desain perhiasan memberikan kesan mewah dan mencerahkan tampilan visual pemakainya, menjadikannya magnet utama bagi warga Jember.

Perjalanan membawa logistik kerajinan dalam jumlah besar dari Kalimantan menuju Jember via jalur transportasi laut selama tiga hari dua malam membuahkan hasil manis.

Oca mengapresiasi tinggi keramahan warga Jember serta dukungan fasilitas dari penyelenggara dan pemerintah daerah setempat.

"Masyarakat Jember sangat ramah, murah senyum, dan tidak sombong. Kehadiran kami di sini bukan sekadar berjualan, tetapi mencari ilmu, pengalaman, serta membangun relasi antar-pelaku UMKM," tambah Oca.

Keikutsertaan UMKM luar daerah dalam gelaran JFC 2026 menegaskan peran JFC sebagai pilar pariwisata kebudayaan yang inklusif sekaligus penggerak roda perekonomian rakyat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....