Berdayakan UMKM, Bupati Resmikan Klinik UMKM 116

  • 02 Okt 2025 18:21 WIB
  •  Jember

KBRN, Situbondo: Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo meresmikan Klinik UMKM 116, yang menjadi terobosan Kecamatan Situbondo, dalam rangka pemberdayaan UMKM. Hal ini dilakukan  seiring predikat Situbondo sebagai Kabupaten UMKM. 

"Betapa pentingnya punya usaha ya, saya bangga dengan Klinik UMKM yang menjadi terobosan Kecamatan Situbondo ini," ujar Bupati dalam sambutannya, Kamis (2/10/2025).

Bupati mengemukakan, UMKM ini bukan pedagang kaki lima yang berjualan di CFD, IJN, atau di pinggir jalan dan di Alun-alun ya. Itu hanya bagian kecil dari UMKM. UMKM yang sebenarnya adalah mereka yang yang punya sawah, kopi, mangga, kerajinan, atau tempat wisata.

"UMKM ini cakupannya luas ya, bukan hanya soal pedagang kaki lima. Kerajinan batik, kayu, atau kerajinan lainnya, termasuk juga pemilik rumah makan, itu UMKM ya," bebernya.

Bupati mengajak kepada para pelaku UMKM yang hadir di Kantor Kecamatan Situbondo, untuk memproduksi dan mengemas produknya dengan menarik. Mengenai pemasaran, bisa menggunakan katalog melalui bimbingan di Klinik UMKM 116.

"Dari Klinik UMKM 116 inilah anda bisa belajar tentang katalog. Sehingga produknya bisa laku terjual. Penuhi dulu persyaratannya ya, harus punya NPWP, NIB, PIRT, Sertifikat Halal, dan persyaratan lainnya," ungkap Bupati.

Sementara itu, Camat Situbondo, Jupri Setyo Utomo mengaku, Klinik UMKM 116 ini atas inisiasinya yang ingin memajukan sektor UMKM dengan mewajibkan satu ASN membina satu pelaku UMKM selama enam bulan. Sehingga muncullah nama Klinik UMKM 116.


"Klinik UMKM 116 ini filosofinya adalah satu ASN membina 1 UMKM selama enam bulan. Sebuah langkah kecil nyata yang berdampak besar untuk ekonomi masyarakat," ucap Jupri Setyo Utomo dalam sambutannya.

 

Melalui konsep ini, Jupri berharap, ASN tidak hanya menjadi abdi negara namun ikut serta membantu memajukan UMKM sesuai dengan Situbondo yang telah mendeklarasikan sebagai Kabupaten UMKM.


"Jadi, semua permasalahan UMKM diselesaikan melalui Klinik UMKM 116. Target kami adalah, UMKM memiliki legalitas usaha, omzetnya meningkat minimal 60 persen, memiliki catatan keuangan meskipun secara sederhana," terangnya.


Ke depan, Klinik UMKM akan dikembangkan dengan melibatkan non-ASN serta kepala desa dan perangkatnya, dengan harapan, UMKM segera Naik Kelas sesuai dengan visi dan misi Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah.


"Bulan depan akan kami kembangkan untuk melibatkan kawan-kawan non-ASN dan kepala desa serta perangkatnya untuk terlibat dalam Klinik 116. UMKM Naik Kelas, go digital dan berdaya saing, sehingga Situbondo benar-benar mewujudkan sebagai Kabupaten UMKM," ungkap Jupri Setyo Utomo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....