Keterampilan Baru Buka Peluang Karier Masa Depan

  • 19 Agt 2026 10:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Dunia kerja terus mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan industri, dan munculnya berbagai jenis pekerjaan baru. Kondisi tersebut membuat kemampuan yang dimiliki seseorang perlu terus diperbarui. Belajar keterampilan baru tidak hanya penting bagi pencari kerja, tetapi juga bagi pekerja yang ingin mempertahankan relevansi di tengah perubahan dunia profesional.

Menurut Dr. Ruth Gottian, EdD, dari Albert Einstein College of Medicine, dalam penjelasannya pada 2023, rasa ingin tahu dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam perkembangan karier. Seseorang yang terbuka terhadap pengalaman dan pengetahuan baru memiliki kesempatan lebih besar untuk beradaptasi ketika menghadapi perubahan dalam lingkungan kerja.

Keterampilan baru tidak selalu berarti harus mempelajari bidang yang sama sekali berbeda. Pekerja dapat memulai dari kemampuan yang masih berhubungan dengan pekerjaan saat ini. Misalnya, seorang pekerja di bidang pemasaran dapat mempelajari analisis data, pembuatan konten digital atau pemanfaatan perangkat berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung pekerjaannya.

Belajar secara bertahap juga dapat memberikan manfaat yang lebih realistis. Seseorang tidak harus langsung mengikuti pendidikan formal dengan waktu panjang. Kursus daring, pelatihan singkat, membaca buku, mengikuti seminar, hingga belajar melalui proyek pribadi dapat menjadi cara untuk menambah kemampuan.

Dr. Gottian juga menekankan pentingnya memiliki rasa ingin tahu dalam kehidupan profesional. Keinginan untuk memahami sesuatu yang baru dapat mendorong seseorang mencari pengetahuan, mencoba pendekatan berbeda dan melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih luas. Sikap seperti ini dapat membantu seseorang menghadapi perubahan yang terjadi dalam karier.

Perkembangan teknologi membuat kebutuhan terhadap keterampilan tertentu juga ikut berubah. Kemampuan menggunakan perangkat digital, menganalisis informasi, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dan memecahkan masalah semakin banyak dibutuhkan di berbagai bidang. Namun, kemampuan teknis saja tidak selalu cukup.

Keterampilan manusia atau soft skills juga tetap memiliki peran penting. Kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, bekerja dalam tim, mengelola waktu dan beradaptasi menjadi bekal yang dapat digunakan dalam berbagai jenis pekerjaan. Kemampuan tersebut relatif fleksibel karena dapat diterapkan meskipun seseorang berpindah posisi atau industri.

Pada 2026, perkembangan kecerdasan buatan menjadi salah satu contoh perubahan yang mendorong masyarakat untuk terus belajar. Sejumlah pekerjaan mengalami perubahan cara kerja karena teknologi dapat membantu menyelesaikan tugas tertentu. Kondisi tersebut membuat pekerja perlu memahami bagaimana teknologi digunakan sekaligus mengetahui kemampuan manusia yang tetap dibutuhkan.

Belajar keterampilan baru juga tidak harus selalu berorientasi pada mendapatkan pekerjaan baru. Bagi sebagian orang, kemampuan tambahan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan yang sudah dimiliki. Bagi yang lain, keterampilan tersebut dapat membuka peluang usaha sampingan atau menjadi dasar untuk berpindah ke bidang yang lebih sesuai dengan minat.

Karena itu, membangun kebiasaan belajar dapat menjadi investasi jangka panjang dalam karier. Tidak perlu menunggu sampai kehilangan pekerjaan atau menghadapi perubahan besar untuk mulai belajar. Dengan meluangkan waktu secara rutin untuk memperbarui kemampuan, seseorang dapat lebih siap menghadapi perubahan dan memanfaatkan peluang yang muncul di masa depan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....