Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Bernilai Rp10 Miliar
- 03 Jul 2026 19:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 270 ton ikan sarden produksi Banyuwangi senilai Rp10 miliar ke berbagai negara, Jumat 3 Juli 2026. Sebanyak 10 kontainer diberangkatkan menuju pasar Eropa, Afrika, Uni Emirat Arab (UEA), Tanzania, Lebanon, hingga Kamboja.
Produk olahan hasil laut tersebut diproduksi PT Pacific Harvest Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Pelepasan ekspor turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Owner PT Pacific Harvest Indonesia Aminoto, serta Direktur Marketing PT Pacific Harvest Indonesia Sherly Indrawati Aminoto.
| Baca juga: Ekspor Koral Hias Banyuwangi Tembus Global |
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan ekspor tersebut menjadi bukti industri pengolahan hasil perikanan di Banyuwangi terus berkembang dan mampu bersaing di pasar internasional. Menurutnya, meningkatnya kebutuhan produk ikan siap saji di berbagai negara menjadi peluang yang harus dimanfaatkan industri nasional.
"Ketika terjadi dinamika global di berbagai negara, kebutuhan ikan siap saji justru meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi Pacific Harvest untuk terus memperluas pasar ekspornya," ujar Khofifah, Jum'at 3 Juli 2026.
Direktur Marketing PT Pacific Harvest Indonesia, Sherly Indrawati Aminoto, menjelaskan ekspor kali ini terdiri atas 10 kontainer dengan muatan masing-masing 27 ton ikan sarden. Selama ini produk perusahaan telah dipasarkan ke berbagai kawasan, mulai Eropa, Afrika, Asia, hingga Timur Tengah.
"Untuk ke Tanzania, Lebanon, dan Kamboja merupakan pasar baru kita, namun kita terus membuka pasar ekspor baru," ungkap Sherly.
Selain mempertahankan pasar yang ada, PT Pacific Harvest Indonesia juga terus membuka pasar baru, seperti Meksiko, Korea Selatan, Portugal, Spanyol, hingga sejumlah negara di Amerika Latin sebagai bagian dari strategi memperluas ekspor produk olahan hasil laut asal Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....