Ekspor Koral Hias Banyuwangi Tembus Global
- 24 Feb 2026 13:37 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Komoditas hasil laut koral hias Banyuwangi kian diminati pasar global pada 2026. Salah satu produk unggulan Banyuwangi yang merambah pasar Asia, Amerika, hingga Eropa tersebut koral hias hasil budidaya yang diproduksi pelaku usaha lokal, Senin, 23 Februari 2026.
Salah satu pembudidaya yang rutin menembus pasar ekspor yakni Sri Kandi Aquarium di Kecamatan Kalipuro. Usaha milik I Ketut Sukandi tersebut secara berkala mengirim koral hias ke berbagai negara di tiga benua untuk memenuhi kebutuhan akuarium laut rumahan.
Tercatat ada 39 jenis koral yang dibudidayakan. Dua jenis yang paling diminati pasar yakni Euphyllia dan Acropora karena memiliki varian warna eksotis dan daya tarik tinggi bagi penghobi akuarium laut.
“Penanaman kita lakukan di laut. Untuk kebutuhan ekspor, biasanya kita panen antara usia 3 bulan hingga 2 tahun, sesuai permintaan pasar,” ujar Ketut saat menerima kunjungan Bupati Ipuk Fiestiandani di lokasi budidaya, Senin, 23 Februari 2026.
Sebelum dikirim ke luar negeri, koral yang telah dipanen didisplai dan disiapkan dalam 20 akuarium air laut. Masing-masing akuarium menampung sekitar 200 koral siap ekspor dan dilengkapi sistem sirkulasi air serta sinar Ultra Violet (UV) untuk menjaga kualitas.
Ketut menjelaskan, usahanya telah mengantongi izin ekspor dari kementerian sejak 2011. Permintaan pasar terus meningkat setiap tahun, dengan pasar terbesar saat ini berasal dari China, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di Eropa.
“Dalam satu kali ekspor, kami bisa mengirim 200 hingga 1.200 pieces koral dengan nilai sekitar USD 6.000,” ungkap Ketut.
Bupati Ipuk mengapresiasi pengembangan koral hias berbasis budidaya tersebut. Menurutnya, selain mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan devisa ekspor, model budidaya ini juga mendukung konservasi laut karena tidak mengambil koral langsung dari alam.
“Koralnya cantik dan beragam. Ini menjadi contoh bahwa ekonomi dan konservasi bisa berjalan beriringan,” kata Ipuk.