Nike Lakukan Perubahan Global Operations, Pangkas Sekitar 1.400 Posisi
- 26 Apr 2026 20:00 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Perusahaan perlengkapan olahraga, Nike, mengumumkan perubahan besar dalam struktur Global Operations sebagai bagian dari strategi memperkuat kinerja bisnis dan pertumbuhan jangka panjang.
Perubahan ini merupakan bagian dari langkah lanjutan dalam rencana “Win Now” yang tengah dijalankan perusahaan. Nike menekankan bahwa transformasi ini bertujuan meningkatkan kecepatan, efisiensi, serta ketepatan dalam melayani kebutuhan atlet dan pasar.
Dalam beberapa bulan ke depan, Nike akan menyesuaikan struktur tim, lokasi kerja, serta kapasitas tenaga kerja agar lebih selaras dengan kebutuhan masa depan perusahaan. Langkah ini mencakup optimalisasi rantai pasok, percepatan penggunaan teknologi, peningkatan keterampilan karyawan, serta penguatan hubungan dengan mitra dan pemasok.
Salah satu fokus utama adalah modernisasi teknologi, dengan penyederhanaan struktur tim dan pemusatan operasional di dua pusat strategis, yakni Philip H. Knight Campus dan Nike India Technology Center. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan organisasi yang lebih ramping, cepat, dan terintegrasi.
Selain itu, Nike juga melakukan pembaruan pada fasilitas produksi Air Manufacturing Innovation di beberapa lokasi, termasuk Amerika Serikat dan Vietnam, guna meningkatkan fleksibilitas serta mempercepat inovasi produk.
Di sisi lain, perusahaan akan mendekatkan sumber daya produksi sepatu Converse ke mitra pabrik untuk meningkatkan kolaborasi, serta mengintegrasikan rantai pasok material dengan tim produksi alas kaki dan apparel agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan terkoordinasi.
Secara keseluruhan, perubahan ini berdampak pada pengurangan sekitar 1.400 posisi di divisi Global Operations, dengan sebagian besar terjadi di sektor teknologi. Nike menyebut keputusan ini sebagai langkah yang tidak mudah, namun diperlukan untuk membangun organisasi yang lebih responsif dan efisien.
Chief Operating Officer Nike, Venkatesh Alagirisamy, dalam keterangannya menyampaikan bahwa perubahan ini bertujuan menyederhanakan operasional perusahaan serta memperkuat fondasi untuk pertumbuhan di masa depan. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan akan tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada karyawan yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....