Endog-Endogan, Tradisi Maulid yang Menjaga Guyub Warga
- 25 Agt 2026 11:46 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Tradisi Endog-Endogan Maulid Nabi Muhammad SAW, menyatukan ribuan warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa, 25 Agustus 2026. Tradisi ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga ruang memperkuat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.
Sedikitnya 1.500 peserta dari 19 kelompok kreasi budaya mengikuti pawai Endog-Endogan yang dimulai pukul 06.30 WIB. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai lembaga pendidikan, yayasan, hingga kelompok masyarakat yang menampilkan beragam kreasi kembang telur dalam arak-arakan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi konsistensi masyarakat Kembiritan yang terus merawat tradisi tersebut. Menurutnya, Endog-Endogan layak dipertahankan karena mengandung nilai kebersamaan yang relevan di tengah kehidupan masyarakat modern.
“Pemkab Banyuwangi mengapresiasi Pemdes dan seluruh masyarakat Kembiritan yang gotong royong terus menjaga tradisi ini hingga 28 tahun. Kita berharap Endog-Endogan terus lestari dan tidak luntur oleh perkembangan zaman, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya kebersamaan dan gotong royong,” ujar Ipuk, Selasa, 25 Agustus 2026.
Ipuk menilai peringatan Maulid Nabi melalui Endog-Endogan tidak sekadar menghadirkan kemeriahan. Tradisi tersebut juga mengajarkan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan guyub rukun yang menjadi kekuatan masyarakat Banyuwangi.
“Tradisi seperti Endog-Endogan menunjukkan bahwa semangat guyub rukun dan gotong royong warga masih kuat. Ini yang harus terus kita rawat,” kata Ipuk.
Kepala Desa Kembiritan Sukamto menjelaskan Endog-Endogan telah diwariskan masyarakat selama hampir tiga dekade. Awalnya, perarakan kembang telur dilakukan secara sederhana dengan berjalan kaki dan menggunakan becak roda tiga yang dihias oleh warga.
Kini, tradisi tersebut berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang melibatkan hampir seluruh elemen masyarakat. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, Endog-Endogan telah masuk dalam kalender Banyuwangi Attractions sebagai salah satu daya tarik wisata budaya daerah.
“Sekarang perkembangannya luar biasa. Hampir seluruh lembaga pendidikan, yayasan, dan kelompok masyarakat ikut terlibat. Hal ini menunjukkan bahwa Endog-Endogan sudah menjadi milik bersama masyarakat Kembiritan,” ujar Sukamto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....