Bupati Ipuk Ajak Warga Rawat Toleransi di HUT Klenteng Ho Tong Bio

  • 18 Apr 2026 22:56 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak masyarakat menjaga toleransi dan harmoni dalam keberagaman saat menghadiri HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Jum'at malam, 17 April 2026.

Perayaan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ratusan umat Tri Dharma dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama. Ia menilai harmoni antarumat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Bahwa harmoni adalah nilai paling utama. Dalam perbedaan keyakinan dan budaya, yang harus dijaga adalah harmoni,” kata Ipuk, Jum'at 17 April 2026.

Menurutnya, nilai toleransi yang terus dijaga akan melahirkan kehidupan sosial yang damai dan saling menghormati. Hal tersebut sejalan dengan ajaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin tentang kebajikan dan keteladanan.

“Semoga doa-doa yang dipanjatkan membawa keberkahan, kedamaian, dan kemakmuran bagi Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Perayaan ini juga menjadi ruang pertemuan lintas daerah dan budaya. Kehadiran umat dari berbagai wilayah menunjukkan kuatnya ikatan persaudaraan dalam komunitas Tri Dharma di Indonesia.

Ketua TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sylvia Ekawati, mengatakan perayaan tahun ini mengusung konsep “euni kimsin”, yakni setiap klenteng membawa rupang atau patung dewa-dewi ke altar utama.

Sebanyak delapan klenteng dari berbagai daerah ikut berpartisipasi dalam tradisi tersebut. Kegiatan ini menjadi simbol persatuan sekaligus mempererat hubungan antarumat.

“Sinergi dan gotong royong adalah kunci eksistensi klenteng ini. Momentum ini juga untuk memperkuat rasa persaudaraan,” ungkap Sylvia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....