Progres Pencacahan Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sumberwuluh Capai 65,40 Persen

  • 20 Jul 2026 09:12 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga 19 Juli 2026, rata-rata progres pencacahan yang dilakukan oleh sembilan Petugas Pencacah Lapangan (PPL) mencapai sekitar 65,40 persen.

Sensus Ekonomi yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Pendataan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas usaha masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah.

Di Desa Sumberwuluh, proses pencacahan dilakukan pada wilayah seluas sekitar 17,60 kilometer persegi yang terbagi ke dalam 10 dusun, 10 RW, dan 44 RT. Luas wilayah, sebaran permukiman, serta beragam aktivitas usaha masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menyelesaikan pendataan secara menyeluruh.

Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) Desa Sumberwuluh, Yatimah, mengatakan seluruh petugas terus menjalankan tugas sesuai wilayah kerja masing-masing dengan tetap mengutamakan kualitas dan akurasi data.

"Seluruh petugas sudah bekerja sesuai wilayah tugasnya masing-masing. Perbedaan capaian merupakan hal yang wajar karena setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari jumlah responden, sebaran usaha, maupun kondisi masyarakat saat proses pendataan berlangsung," ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan hingga 19 Juli 2026, Sitinnurmaimuna mencatat progres pencacahan tertinggi, yakni 94,07 persen. Selanjutnya Yuyun Agustini mencapai 79,52 persen, Nur Hadi 72,91 persen, Sri Astutik Ernawati 69,91 persen, Prapti Ayu Ningsari 62,53 persen, Ngatmini 55,69 persen, Ali Rido 53,09 persen, Maria Ulfa 51,01 persen, dan Elyaningsih 49,89 persen.

Salah seorang Petugas Pencacah Lapangan, Siti Nurmaimunah, mengungkapkan bahwa pencacahan tidak hanya menuntut ketelitian, tetapi juga kesabaran dalam menemui responden.

"Kami sering harus menyesuaikan waktu dengan aktivitas warga. Ada responden yang baru bisa ditemui setelah pulang bekerja, bahkan ada yang harus didatangi lebih dari satu kali. Namun, kami berupaya memastikan setiap data yang dikumpulkan akurat dan sesuai kondisi sebenarnya," katanya.

Selain kondisi geografis dan mobilitas responden, petugas juga masih menemui masyarakat yang belum memahami tujuan pelaksanaan Sensus Ekonomi. Sebagian warga mengira pendataan tersebut berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial, sehingga petugas perlu memberikan penjelasan sebelum proses wawancara dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, Hanifah (39), warga Dusun Sumberwuluh Tengah, mengaku memahami tujuan pendataan setelah mendapatkan penjelasan dari petugas.

"Petugas menjelaskan dengan baik maksud dan tujuan Sensus Ekonomi. Saya jadi tahu bahwa pendataan ini bukan untuk menentukan penerima bantuan sosial, tetapi untuk mengetahui kondisi usaha masyarakat. Semoga hasilnya dapat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Yatimah menegaskan bahwa Sensus Ekonomi tidak berkaitan dengan pendataan maupun penentuan penerima bantuan sosial, melainkan bertujuan menghimpun data aktivitas ekonomi masyarakat secara akurat sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan.

Dengan sisa waktu pelaksanaan hingga 31 Agustus 2026, PML bersama seluruh PPL terus mengoptimalkan proses pencacahan agar seluruh target pendataan di Desa Sumberwuluh dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas data yang dihimpun.

Keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya bergantung pada kerja keras petugas di lapangan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap. Melalui data yang akurat, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi fondasi penting bagi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Tawang Segoro/Cak Sul/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....