Menginap Lebih Aman, Kenali Tanda-Tanda Hidden Camera

  • 28 Jun 2026 07:44 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID - Jember, Menginap di hotel, vila, atau penginapan seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman. Namun, dalam beberapa tahun terakhir muncul sejumlah kasus ditemukannya kamera tersembunyi (hidden camera) yang dipasang secara ilegal di kamar penginapan. Meski kasus seperti ini tergolong jarang, tetap penting bagi tamu untuk mengetahui cara sederhana mendeteksinya demi menjaga privasi.

Menurut Federal Bureau of Investigation (FBI) dalam panduan keamanan privasi yang diperbarui pada 2024, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perangkat perekam yang dipasang tanpa izin. "Jika Anda menemukan perangkat yang diduga digunakan untuk merekam secara ilegal, jangan memindahkannya. Dokumentasikan dan segera laporkan kepada pihak yang berwenang." imbuh dia.

Sementara itu, National Cyber Security Centre (NCSC) Inggris seperti dilansir dari ncsc.gov.uk juga mengingatkan bahwa perangkat pintar berukuran kecil kini semakin mudah diperoleh sehingga masyarakat perlu lebih peduli terhadap keamanan privasi saat berada di tempat umum maupun penginapan.

Para pakar keamanan menyarankan agar tamu tidak panik, tetapi tetap waspada dengan melakukan pemeriksaan singkat saat pertama kali memasuki kamar. Kamera tersembunyi sering disamarkan di dalam benda-benda yang tampak biasa, seperti jam digital, detektor asap, stop kontak, charger USB, adaptor listrik, jam dinding, pengharum ruangan dan hanger atau kait pakaian. Perhatikan jika terdapat lubang kecil menyerupai lensa yang mengarah ke area privat seperti tempat tidur atau kamar mandi.

Dalam ruangan yang gelap, nyalakan senter dari ponsel lalu arahkan ke benda-benda yang mencurigakan. Lensa kamera biasanya akan memantulkan cahaya sehingga terlihat seperti titik kecil yang berkilau. Metode ini memang tidak selalu berhasil untuk semua jenis kamera, tetapi cukup efektif sebagai pemeriksaan awal.

Beberapa kamera inframerah (infrared/IR) memancarkan cahaya yang tidak terlihat oleh mata manusia. Buka kamera ponsel, terutama kamera depan pada beberapa tipe ponsel, lalu arahkan ke benda yang dicurigai. Jika muncul titik cahaya ungu atau putih berkedip di layar, bisa jadi terdapat sensor inframerah. Namun perlu diketahui, tidak semua kamera tersembunyi menggunakan inframerah.

Sebagian kamera modern terhubung melalui jaringan Wi-Fi. Jika memungkinkan, gunakan aplikasi pemindai jaringan untuk melihat perangkat yang terhubung pada jaringan yang sama. Meski demikian, cara ini tidak selalu efektif karena banyak kamera bekerja secara offline atau menggunakan kartu memori tanpa koneksi internet.

Perhatikan apabila ada benda yang menghadap langsung ke tempat tidur, dipasang terlalu tinggi dengan sudut yang tidak lazim, baru terlihat setelah kamar diperiksa lebih teliti dan memiliki kabel atau lampu indikator yang mencurigakan.

Jika menemukan benda yang terasa tidak biasa, jangan langsung membongkarnya. Apabila Anda mencurigai adanya kamera tersembunyi jangan menyentuh atau merusak perangkat tersebut, dokumentasikan dengan foto atau video, segera laporkan kepada manajemen hotel atau vila. Bila diperlukan, hubungi pihak kepolisian agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus kamera tersembunyi di hotel atau vila memang tidak terjadi setiap hari, namun tetap perlu diwaspadai. Pemeriksaan sederhana saat pertama kali masuk kamar dapat membantu meningkatkan rasa aman selama menginap.

Yang terpenting, apabila menemukan benda yang diduga sebagai kamera tersembunyi, hindari merusaknya dan segera laporkan kepada pihak pengelola atau aparat berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....