Sinergi TNI-Polri Kawal Bantuan Pangan untuk Jaga Ketahanan Sosial Warga

  • 26 Mei 2026 09:19 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang- Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kehadiran negara tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan di atas kertas, tetapi juga melalui pengawalan langsung distribusi bantuan pangan hingga tingkat desa untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi dan kebutuhan dasarnya terpenuhi.

Gambaran tersebut terlihat dalam penyaluran bantuan pangan di Desa Padang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Senin (25/5/2026), saat aparat TNI dan Polri hadir bersama pemerintah desa mengawal distribusi bantuan kepada masyarakat.

Babinsa Padang Koramil 0821-20/Padang Sertu Joni Sugiarti bersama Bhabinkamtibmas Desa Padang Aiptu Agus Widodo mendampingi proses penyaluran bantuan pangan kepada 336 kepala keluarga penerima manfaat agar berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.

Namun lebih dari sekadar pengamanan teknis, pengawalan tersebut mencerminkan upaya negara menjaga ketahanan sosial masyarakat melalui pelayanan sosial yang transparan dan berpihak kepada warga.

Pemerintah memandang bantuan pangan bukan hanya instrumen bantuan jangka pendek, tetapi bagian dari perlindungan sosial untuk menjaga stabilitas masyarakat dari tingkat paling bawah, terutama bagi keluarga rentan yang menghadapi tekanan ekonomi dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Karena itu, distribusi bantuan harus berjalan adil dan dapat dipercaya masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan maupun ketimpangan sosial di tingkat desa.

Dalam keterangannya, Babinsa Padang Sertu Joni Sugiarti mengatakan kehadiran aparat dalam distribusi bantuan bertujuan memastikan masyarakat menerima haknya dengan aman dan tanpa hambatan.

“Kami ingin memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat membantu menjaga ketenangan dan kebutuhan dasar warga,” ujarnya.

Menurutnya, pengawalan distribusi bantuan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pelayanan yang langsung dirasakan warga.

Substansi utama dari kegiatan tersebut adalah membangun ketahanan sosial masyarakat berbasis kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan warga.

Ketahanan sosial dinilai tidak hanya dibentuk melalui stabilitas keamanan, tetapi juga melalui kepastian bahwa masyarakat memperoleh perlindungan saat menghadapi persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar.

Sementara itu, Kepala Desa Padang Akhmad Fauji mengatakan sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah.

Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur di tingkat desa membuat proses distribusi berjalan lebih terbuka, tertib, dan kondusif.

“Ketika semua unsur hadir bersama, masyarakat merasa lebih tenang karena bantuan berjalan dengan pengawasan dan kepedulian bersama,” katanya.

Sementara, Bhabinkamtibmas Desa Padang Aiptu Agus Widodo mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan pangan secara bijak untuk mendukung kebutuhan keluarga dan menjaga ketahanan rumah tangga.

Ia menilai ketahanan keluarga menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat secara lebih luas.

Pendekatan kolaboratif dalam pengawalan bantuan pangan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan sosial tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada kehadiran negara yang nyata, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.

Bagi masyarakat desa, bantuan pangan bukan semata soal bantuan kebutuhan pokok yang diterima, melainkan juga kepastian bahwa negara tetap hadir menjaga mereka di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi. (MC Kab. Lumajang/Pendim 0821/Wy/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....