Pengawalan Humanis BLT DD Perkuat Rasa Keadilan Sosial
- 26 Mei 2026 14:06 WIB
- Jember
RRI.CO.ID,Lumajang- Bantuan sosial di tingkat desa kini tidak lagi dipandang sekadar program penyaluran uang kepada masyarakat, tetapi menjadi instrumen penting negara dalam menjaga kepercayaan publik, rasa keadilan sosial, dan ketahanan masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Karena itu, pelayanan bantuan sosial dituntut tidak hanya tepat sasaran secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan pendekatan yang humanis agar masyarakat merasakan kehadiran negara secara nyata hingga tingkat paling bawah.
Gambaran tersebut terlihat dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bulan Mei Tahun Anggaran 2026 di Balai Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Senin (25/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Umbul Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang Sertu Hadi Susanto hadir mendampingi sekaligus mengawal proses distribusi bantuan kepada 16 warga penerima manfaat yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300 ribu.
Kehadiran aparat bersama pemerintah desa dalam proses penyaluran bukan hanya untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman, tetapi juga menjadi simbol bahwa negara hadir menjaga hak-hak masyarakat kecil melalui pelayanan yang terbuka, adil, dan bermartabat.
Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, pendekatan humanis dalam distribusi bantuan sosial dinilai menjadi bagian penting untuk membangun rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah.
Sebab bagi masyarakat desa, bantuan sosial bukan hanya soal nominal bantuan yang diterima, melainkan kepastian bahwa mereka tidak ditinggalkan saat menghadapi kesulitan ekonomi.
Babinsa Umbul Sertu Hadi Susanto mengatakan pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat menerima bantuan secara aman dan tanpa hambatan.
| Baca juga: Polres Lumajang Amankan Ritual Mendak Tirto |
“Kami ingin masyarakat merasa tenang dan benar-benar merasakan manfaat bantuan ini. Yang paling penting adalah bantuan diterima warga yang berhak dan prosesnya berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan yang humanis penting dilakukan agar masyarakat tidak merasa sekadar datang mengambil bantuan, tetapi benar-benar dilayani dengan baik dan dihargai sebagai warga negara.
Sementara itu, Kepala Desa Umbul Sarto Widodo menegaskan bahwa bantuan sosial harus dimanfaatkan untuk kebutuhan prioritas keluarga seperti pangan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Ia menilai bantuan tersebut menjadi salah satu penyangga penting bagi keluarga rentan dalam menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga.
“Bantuan ini memang tidak menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi masyarakat, tetapi setidaknya dapat membantu menjaga kebutuhan dasar keluarga agar tetap terpenuhi,” katanya.
Substansi utama dari kegiatan tersebut adalah penguatan ketahanan sosial masyarakat desa melalui pelayanan publik yang adil, transparan, dan berpihak kepada masyarakat kecil.
Pemerintah memandang ketahanan sosial tidak hanya dibangun melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui rasa aman sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Karena itu, sinergi antara pemerintah desa, aparat TNI, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan setiap program sosial berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat akar rumput.
Kehadiran Babinsa dalam proses distribusi bantuan juga memperlihatkan bahwa TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi turut mengambil peran sosial dalam mendampingi masyarakat dan membantu menjaga stabilitas sosial di wilayah desa.
Melalui pengawalan yang humanis dan kolaboratif tersebut, penyaluran BLT DD di Desa Umbul diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan ekonomi warga, tetapi juga memperkuat rasa percaya masyarakat bahwa negara tetap hadir melindungi dan mendampingi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (MC Kab. Lumajang/Pendim 0821/Wy/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....