PWRI Lumajang Tingkatkan Wawasan Kebudayaan

  • 22 Mei 2026 06:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Di tengah derasnya arus modernisasi yang cenderung individualistis, filosofi karawitan Jawa dinilai tetap relevan sebagai pengingat nilai harmoni, kesabaran, dan kebersamaan.

Nilai itu menjadi fokus kegiatan ngangsu kaweruh seni karawitan yang digelar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lumajang di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Sebanyak 26 pengrawit tim karawitan PWRI Lumajang mengikuti kegiatan tersebut untuk memperdalam wawasan budaya sekaligus memahami filosofi luhur dalam tradisi karawitan Jawa. Rombongan diterima Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Mas Riyo Susilo Madyo, di Pendopo Pangurakan.

Mas Riyo menegaskan karawitan bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan pendidikan nilai kehidupan. Istilah “karawitan” berasal dari kata “rawit” yang berarti rumit, menggambarkan dinamika hidup yang penuh persoalan dan perbedaan.

“Melalui karawitan, manusia diajarkan menghadapi kerumitan hidup dengan olah rasa. Setiap instrumen gamelan punya bunyi dan peran berbeda, tetapi harus selaras untuk menghasilkan harmoni,” ujarnya Kamis 21 Mei 2026

Ia menekankan, nilai saling mendengar dan menghargai peran menjadi penting di era yang serba cepat, kompetitif, dan minim kebersamaan. Karena itu, karawitan berfungsi ganda: menjaga warisan budaya sekaligus menjadi media pendidikan karakter.

Ketua PWRI Lumajang Endang Istijowati menyebut kegiatan ini sebagai ruang pembelajaran langsung dari sumbernya. Menurutnya, belajar karawitan tak cukup sebatas teknik musikal, tetapi juga memahami nilai kehidupan di balik setiap irama gamelan.

“Harapannya, kualitas penampilan para pengrawit PWRI Lumajang semakin baik setelah belajar langsung di Keraton Yogyakarta,” katanya.

PWRI Lumajang menilai pelestarian budaya merupakan upaya menjaga identitas dan filosofi hidup masyarakat agar tak luntur oleh modernisasi dan budaya digital. Karawitan diharapkan tetap hidup sebagai sumber pendidikan nilai untuk memperkuat harmoni sosial.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....