PMI Lumajang Meninggal di Malaysia, Dipulangkan Mandiri
- 02 Apr 2026 19:34 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, meninggal dunia saat bekerja di Malaysia dan telah dipulangkan ke tanah air, Kamis, 2 April 2026. Pemulangan jenazah dilakukan secara mandiri oleh keluarga bersama pihak majikan.
Ketua DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang, Madiono, mengatakan PMI tersebut bernama Nanik Yuliani (48), warga Desa Duren, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.
“PMI tersebut meninggal dunia pada Minggu, 29 Maret 2026, karena hipertensi. Diduga yang bersangkutan berangkat secara nonprosedural sejak November 2025 melalui oknum tekong,” ujar Madiono.
Ia menjelaskan, almarhumah bekerja di wilayah Pahang, Malaysia, dan telah bekerja selama sekitar 4 bulan sebelum meninggal dunia saat memasuki bulan ke-5 masa kerjanya.
Biaya pemulangan jenazah dari Malaysia ke Bandara Juanda dilakukan secara mandiri melalui patungan antara keluarga di Indonesia dan pihak majikan. Sementara dari Bandara Juanda menuju rumah duka difasilitasi secara gratis oleh UPT P2TK Disnakertrans Jawa Timur.
Jenazah diterbangkan dari Malaysia pada Rabu, 1 April 2026, pukul 13.10 waktu setempat dan tiba di Bandara Juanda pukul 14.50 WIB. Setelah proses di bandara selama sekitar 2 jam, jenazah diberangkatkan ke rumah duka dan tiba pada pukul 20.50 WIB.
Jenazah kemudian dimakamkan di Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, setelah sebelumnya dilakukan serah terima dari UPT P2TK Disnakertrans Jawa Timur kepada pihak keluarga.
Prosesi penyerahan jenazah turut dihadiri perangkat desa, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, serta Babinsa setempat. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial juga memberikan santunan kepada keluarga.
Madiono menambahkan, karena almarhumah berangkat secara nonprosedural, ahli waris tidak mendapatkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.
“Karena nonprosedural, ahli waris tidak mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp85 juta serta beasiswa untuk kedua anaknya,” tutur Madiono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....