Sekolah Rakyat Banyuwangi Tambah Sembilan Rombel Baru

  • 15 Jul 2026 11:45 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Sekolah Rakyat Banyuwangi menambah sembilan rombongan belajar (rombel) baru pada tahun ajaran 2026/2027. Penambahan tersebut terdiri atas tiga rombel jenjang SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Seluruh siswa baru dijadwalkan menempati gedung baru Sekolah Rakyat di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, pada Agustus 2026. Saat ini pembangunan kompleks sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektare itu telah mencapai progres sekitar 88 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juli.

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno, mengatakan mulai tahun ajaran baru ini dua Sekolah Rakyat rintisan di Banyuwangi resmi digabung menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi. Seluruh kegiatan belajar nantinya dipusatkan di gedung baru setelah pembangunan selesai.

"Gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat di Banyuwangi yang sebelumnya berada di dua lokasi berbeda," kata Winarno.

Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi menampung siswa dari dua lokasi pembelajaran sebelumnya, yakni di Kecamatan Licin dan Muncar. Dengan tambahan sembilan rombongan belajar baru, kapasitas layanan pendidikan diharapkan semakin meningkat seiring beroperasinya kompleks sekolah yang baru.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengatakan pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat hampir rampung dan berjalan sesuai target. Menurutnya, fasilitas tersebut akan mendukung pelaksanaan pendidikan berasrama yang menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat.

"Alhamdulillah progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai 85–90 persen. Jika pembangunan sesuai target, insyaallah Agustus nanti gedung ini sudah bisa ditempati para siswa," ujar Mujiono saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2026).

Mujiono menjelaskan, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga membekali siswa dengan pembentukan karakter dan keterampilan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang bagi siswa untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....