Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi Akhir Pekan, Motor Jadi Prioritas
- 27 Mar 2026 19:14 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk diprediksi mencapai puncaknya pada Sabtu hingga Minggu, 28–29 Maret 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan skema, dengan meprioritaskan motor, kendaraan umu dan kendaraan pribadi, untuk mengantisipasi penumpukan.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan PT ASDP sudah menyiapkan skema operasional untuk mengantisipasi penumpukan penumpang disaat puncak arus balik. Dalam skema operasional, kendaraan roda dua menjadi prioritas utama untuk diangkut ke kapal, karena memang sepeda motor mendominasi arus balik tahun ini.
“Roda dua, kendaraan umu dan kendaraan pribadi menjadi prioritas kami, saat terjadi penumpukan penumpang saat puncak arus balik di Pelabuhan Ketapang,” ujar Yossianis, Jum'at 27 Maret 2026.
Sementara itu, kendaraan logistik seperti truk tidak menjadi prioritas dan akan diatur melalui sistem penundaan. Buffer zone disiapkan di sejumlah titik sekitar pelabuhan, termasuk kawasan Bulusan, untuk menampung kendaraan saat terjadi kepadatan. Skema ini bertujuan menjaga kelancaran arus masuk pelabuhan sekaligus mencegah antrean panjang di jalur utama.
“Truk bukan prioritas. Kami siapkan buffer zone atau kantong parkir untuk sistem delaying system,” ucap Yossianis.
Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode Minggu hingga Kamis, 22–26 Maret 2026, tercatat sudah 44 persen pemudik kembali ke Bali dengan sebanyak 215.107 penumpang dengan 61.841 unit kendaraan telah kembali ke Bali. Sementara itu, selama arus mudik, tercatat 494.678 penumpang menyeberang dari Bali ke Jawa dengan total 158.364 unit kendaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....