Baru 29 Persen Pemudik Balik ke Bali, Pelabuhan Ketapang Bersiap Hadapi Lonjakan

  • 26 Mar 2026 20:50 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih akan terus meningkat. Hingga saat ini, baru sekitar 29 persen kendaraan yang kembali ke Bali, sementara mayoritas pemudik diperkirakan melakukan perjalanan pada puncak arus balik.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode Minggu hingga Rabu, 22–25 Maret 2026, tercatat sebanyak 171.144 penumpang dengan 47.945 unit kendaraan telah kembali ke Bali. Sementara itu, selama arus mudik, tercatat 494.678 penumpang menyeberang dari Bali ke Jawa dengan total 158.364 unit kendaraan.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengatakan arus balik tahun ini berlangsung lebih bertahap sehingga tidak terjadi penumpukan signifikan dalam satu waktu. Meski demikian, ASDP tetap bersiap menghadapi potensi lonjakan kendaraan, terutama menjelang puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Sabtu-Minggu, 28–29 Maret 2026.

“Pergerakan yang bertahap ini membantu menjaga ritme operasional tetap stabil. Namun, ASDP sudah menyiapkan langkah strategis dalam menghadapi puncak arus balik,” ungkap Yossianis, Kamis, 26 Maret 2026.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan penguatan skema operasional terus dilakukan, termasuk optimalisasi buffer zone di sejumlah titik untuk menampung kendaraan.

“Seluruh skema operasional dijalankan adaptif, termasuk optimalisasi buffer zone agar arus kendaraan tetap mengalir tanpa penumpukan,” kata Arief.

ASDP mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta menghindari waktu puncak arus balik. Pemudik juga diminta mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan selama penyeberangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....