Penumpang Arus Balik di Tawang Alun Terus Bertambah
- 23 Mar 2026 22:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Arus balik Lebaran di Terminal Tawang Alun pada H+2 menunjukkan peningkatan signifikan. Hal itu disampaikan Kepala Terminal Tawang Alun, Pudjiono, Senin (23/3/2026).
Menurutnya, lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan diperkirakan masih akan terus terjadi hingga mendekati akhir masa libur.
Pada 21 Maret 2026 tercatat sebanyak 707 penumpang datang dengan 35 kendaraan. Sementara penumpang berangkat mencapai 1.210 orang dengan 67 kendaraan.
“Pada 22 Maret, jumlah tersebut mengalami peningkatan. Penumpang datang 1.072 orang dengan 52 kendaraan, sedangkan penumpang berangkat 1.640 orang dengan 117 kendaraan,” ujarnya.
Menurut Pudjiono, tren kenaikan ini diperkirakan akan terus berlangsung, bahkan puncak arus balik diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan, mendekati berakhirnya masa libur Lebaran.
“Namun, tidak menutup kemungkinan lonjakan terjadi secara bertahap. Karena kan masa libur sekolah masih berlangsung,” kata dia.
Pergerakan penumpang umumnya meningkat pada sore hingga malam hari, terutama untuk perjalanan ke Yogyakarta. Sementara itu, pada pagi hari kondisi terminal cenderung lebih landai.
“Untuk tujuan perjalanan, rute Yogyakarta masih menjadi yang paling dominan,” kata dia.
Selain itu, jurusan Jakarta juga menunjukkan tingginya minat, bahkan tiket untuk keberangkatan hingga akhir Maret dilaporkan telah habis dan sejumlah penumpang terpaksa ditolak.
| Baca juga: Arus Balik Lebaran di Lumajang Ramai Lancar |
Sebagai langkah antisipasi, pihak Terminal Tawang Alun telah menyiapkan sejumlah armada tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Namun, hingga saat ini baru satu bus insidentil yang dioperasikan untuk melayani rute Yogyakarta. Penambahan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan hasil koordinasi bersama operator bus,” ujarnya.
Dari sisi keamanan, kondisi terminal selama arus mudik hingga arus balik terpantau aman. Pengamanan dilakukan oleh petugas gabungan TNI-Polri.
Selain itu, juga didukung pos pelayanan yang beroperasi hingga akhir Maret. Selain itu, pemantauan juga diperkuat melalui 15 titik kamera pengawas atau CCTV.
Pudjiono mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan terminal sebagai titik resmi naik dan turun penumpang demi keselamatan bersama.
Ia juga mengingatkan pemudik agar tetap waspada selama perjalanan, membawa barang secukupnya, serta menghindari penggunaan perhiasan berlebihan guna menjaga keamanan selama arus balik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....