ASDP Perkuat Armada Kapal Besar Pelabuhan Ketapang
- 15 Mar 2026 21:58 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menyiapkan strategi penguatan armada kapal berukuran besar di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas angkut kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus penyeberangan penghubung Jawa dan Bali.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko Kurnianjah mengatakan, penambahan kapal besar masih menjadi opsi yang dikaji bersama pihak pusat dan regulator. Menurut Arief, penguatan armada tidak akan menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan tersebut. Namun komposisi armada akan diperkuat dengan kapal berukuran lebih besar yang memiliki kapasitas angkut lebih tinggi.
“Jumlah kapal yang beroperasi kemungkinan tetap sekitar 35 unit, tetapi komposisinya akan kami perkuat dengan kapal-kapal berukuran besar,” ujar Arief, Minggu 15 Maret 2026.
Saat ini, di lintasan Ketapang–Gilimanuk telah beroperasi sejumlah kapal besar dengan kapasitas sekitar 2.000 Gross Tonnage (GT). Di Dermaga 4 tercatat terdapat empat kapal besar yang beroperasi, sementara di Dermaga 2 terdapat dua kapal besar sehingga total ada enam kapal besar yang melayani penyeberangan.
Meski demikian, jumlah kapal besar tersebut dinilai masih terbatas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik. Karena itu, ASDP mempertimbangkan kemungkinan mendatangkan kapal tambahan dari lintasan lain seperti Lembar, Padangbai hingga Surabaya.
Selain untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran, penguatan armada ini juga mempertimbangkan momentum Hari Raya Nyepi di Bali yang waktunya berdekatan dengan Lebaran.
Menjelang perayaan Nyepi, operasional penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk akan ditutup sementara selama sekitar 37 jam mulai 18 hingga 20 Maret 2026.
“Prediksi kami puncak arus mudik terjadi pada 15 hingga 17 Maret sebelum penutupan penyeberangan saat Nyepi. Karena itu penguatan kapal besar menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan,” kata Arief.
Dengan penguatan armada tersebut, ASDP berharap proses penyeberangan kendaraan dan penumpang di lintasan Ketapang–Gilimanuk dapat berjalan lebih lancar selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....