Arus Kendaraan Jawa–Bali Naik 15 Persen pada H-7 Lebaran

  • 13 Mar 2026 22:55 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Arus kendaraan di lintas penyeberangan Jawa–Bali mulai meningkat pada H-7 menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mencatat kenaikan sekitar 15 persen sejak Kamis, 12 Maret 2026 dibandingkan hari biasa.

Jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada Kamis tercatat sebanyak 10.232 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 8.875 unit.

Kendaraan yang melintas dari Bali menuju Jawa didominasi oleh pemudik yang menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi. Sepeda motor tercatat mencapai 4.933 unit atau naik sekitar 31 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, jumlah mobil pribadi yang menyeberang dari arah yang sama juga meningkat sekitar 14 persen, dari 2.315 unit pada Rabu menjadi 2.638 unit pada Kamis.

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko Kurnianjah mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan mulai terjadinya pergerakan pemudik menuju Pulau Jawa. Selain dari Bali menuju Jawa, peningkatan arus kendaraan juga terjadi dari arah sebaliknya, yakni dari Jawa menuju Bali.

“Untuk prediksi puncak arus, kami memperkirakan akan terjadi pada 15 hingga 17 Maret 2026. Hal ini karena akan ada penutupan penyeberangan di Ketapang pada 18 Maret dan baru dibuka kembali pada 20 Maret,” ujar Arief, Jum'at 13 Maret 2026.

Namun pergerakan kendaraan dari Jawa menuju Bali didominasi oleh kendaraan logistik atau truk besar. Pada Kamis tercatat sebanyak 2.517 unit truk menyeberang dari Jawa menuju Bali.

Jenis kendaraan besar yang mendominasi antara lain golongan VB sebanyak 1.407 unit, disusul golongan VII sebanyak 708 unit, golongan VIB sebanyak 376 unit, golongan VIII sebanyak 23 unit, dan golongan IX sebanyak 3 unit.

“Saat ini arus masih didominasi kendaraan logistik, kemungkinan karena adanya pembatasan operasional kendaraan pada hari-hari tertentu dari pemerintah,” kata Arief.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....