Swara SeadaNya & Panji Laras Matangkan Sutasoma Project menuju Pentas

  • 02 Agt 2026 10:32 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pementasan Sutasoma Project merupakan perjalanan panjang yang telah digarap sejak Oktober 2025

RRI.CO.ID, Jakarta - Kelompok musikalisasi puisi, musik etnik, dan tari Swara SeadaNya terus mematangkan persiapan menuju pementasan Sutasoma Project yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Dalam latihan intensif yang digelar di Makara Art Center Universitas Indonesia (MAC UI), Depok, Jumat 31 Juli 2026, Swara SeadaNya berkolaborasi dengan Sanggar Panji Laras untuk menyatukan kekuatan musik, vokal, tari, dan teater dalam satu pertunjukan yang berakar kuat pada tradisi Nusantara.

Suasana latihan berlangsung penuh kesungguhan. Di setiap sudut ruang latihan, para seniman membangun harmoni melalui tabuhan kendang, celempung, olah vokal, dan gerak tari yang saling melengkapi. Swara SeadaNya yang diperkuat Asep Rachman Muchlas, Gunawan Wicaksono, Theressa Rida, Indonesiana Ayuningtyas, Ayie Suminar, Abrar Husin, Ari Prasetiyo, dan Bay Guitaro menunjukkan komitmen mereka untuk menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya indah secara artistik, tetapi juga memiliki kedalaman makna budaya.

(Foto: Humas Swara SeadaNya)

Baca Juga : UI dan BNN Bangun Gerakan Budaya Cegah Narkoba lewat Majelis Nyala

Baca Juga : Sanggar Putra Mayang Sari, Menjaga Warisan Budaya sejak 1948

Pementasan Sutasoma Project merupakan perjalanan panjang yang telah digarap sejak Oktober 2025. Karya ini mengangkat nilai-nilai luhur dari Kakawin Sutasoma, terutama pesan tentang toleransi yang melahirkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam latihan kali ini, Swara SeadaNya mendapat penguatan melalui unsur teaterikal wayang dari Sanggar Panji Laras yang dipimpin oleh Ki Dalang Fakih Tri Sera. Perpaduan musik etnik, vokal puitis, tari, dan teater menjadi satu kesatuan yang memperkaya tafsir panggung tanpa meninggalkan akar tradisinya.

(Foto: Humas Swara SeadaNya)

Baca Juga : Jejak Maestro Menguatkan Langkah Penari Muda Depok

Baca Juga : Workshop Tari Tradisi dan Kreasi Anak Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Kolaborasi di lingkungan Universitas Indonesia tersebut menjadi bukti bahwa tradisi terus hidup dan berkembang mengikuti zamannya. Seni tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi masa kini. Melalui proses latihan yang intensif, setiap gerak, nada, dan dialog dipersiapkan dengan penuh ketelitian agar mampu menghadirkan pengalaman artistik yang menyentuh sekaligus relevan dengan kehidupan masyarakat modern.

(Foto: Humas Swara SeadaNya)

Baca Juga : Sanggar Satria Sunda Sakti Kota Bogor Konsisten Lestarikan Budaya Sunda

Baca Juga : Urban Spiritual Indonesia & Tempo Grup Ajak Kesadaran Harmoni Batin

Baca Juga : Keboen Sastra, Ruang Tumbuh Anak Jalanan lewat Seni dan Pendidikan

Latihan menuju pementasan ini juga mendapat supervisi dari pakar kebudayaan Jawa, Dr. Turita Indah Setyani, yang sekaligus menjadi promotor Swara SeadaNya. Kehadirannya memberikan penguatan terhadap aspek filosofi, estetika, dan nilai budaya dalam keseluruhan produksi. Dengan kolaborasi yang semakin solid antara Swara SeadaNya dan Panji Laras, Sutasoma Project diharapkan menjadi sebuah pertunjukan yang tidak hanya memukau secara artistik, tetapi juga menghidupkan kembali semangat persatuan, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan leluhur Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....