Apple vs Xiaomi, Pertarungan Desain Punggung Ponsel

  • 23 Sep 2025 10:43 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Ada medan baru bagi para raksasa teknologi untuk unjuk gigi: bukan lagi sekadar layar depan atau performa mesin, melainkan bagian belakang ponsel. Area yang selama ini hanya jadi tempat kamera dan logo, kini berubah menjadi simbol identitas sekaligus ajang adu inovasi.

Dua filosofi desain yang sangat berbeda muncul ke permukaan, masing-masing diusung oleh dua rival besar: Apple dan Xiaomi.

iPhone 17 Pro: Kamera Profesional di Punggung Ponsel

Beberapa waktu lalu, Apple memperkenalkan iPhone 17 Pro dengan modul kamera horizontal berukuran besar. Desain ini membentang dari sisi ke sisi, menghadirkan kesan tegas bahwa perangkat tersebut lebih dari sekadar ponsel.

Dengan tampilan mencolok, kamera tersebut seakan menjadi “mahkota” yang menyatakan: “Ini adalah perangkat fotografi profesional yang kebetulan bisa digunakan untuk menelepon.” Apple tampaknya ingin menegaskan posisi iPhone bukan hanya sebagai smartphone premium, tetapi juga sebagai alat serius untuk kebutuhan foto dan video.

Xiaomi 17 Pro Max: Punggung Ponsel Jadi Layar Sekunder

Sementara itu, pesaing asal China, Xiaomi, tampaknya mengambil jalur berbeda. Bocoran desain Xiaomi 17 Pro Max muncul melalui sebuah “kecelakaan” di Weibo, ketika akun resmi mereka secara tidak sengaja mengganti foto profil dengan desain perangkat yang belum dirilis.

Alih-alih hanya memperbesar modul kamera, Xiaomi justru mengubah seluruh area kamera menjadi sebuah layar sekunder yang benar-benar fungsional. Dengan langkah radikal ini, Xiaomi menantang definisi tradisional smartphone, menjadikan bagian belakang perangkat sebagai ruang interaksi baru yang berpotensi membuka banyak kemungkinan—mulai dari notifikasi cepat, selfie kamera utama, hingga fitur multitasking unik.

Meski berbeda filosofi, baik Apple maupun Xiaomi punya tujuan sama: mempertegas identitas dan menghadirkan inovasi yang bisa menjadi pembeda di pasar yang semakin jenuh. iPhone menonjolkan kamera sebagai pusat gravitasi desain, sementara Xiaomi berupaya menghadirkan wow factor melalui layar tambahan yang revolusioner.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....