Melacak Ketersendatan Distribusi Beras dari Gudang ke Pengecer

  • 05 Okt 2026 00:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah melakukan pengecekan ketersediaan beras nasional di Pasar Induk Beras Cipinang pada Jumat 2 Oktober 2026 bersama Komisi IV DPR RI, Badan Pangan Nasional, dan Perum Bulog.
  • Cadangan beras dan penyaluran intervensi pangan menunjukkan volume yang besar menurut data pemerintah.
  • Pemerintah terus memperkuat distribusi beras hingga ke tingkat pengecer dan ritel untuk memastikan ketersediaan yang stabil.

Persoalan distribusi juga terlihat pada beras premium. Bapanas menyebut pasokan beras premium tersedia, tetapi distribusi dari pusat distribusi atau distribution center menuju sejumlah gerai ritel modern belum merata.

Sekretaris Utama Bapanas Ito Hediarto mengatakan ritel modern menerima pasokan melalui distribution center sebelum diteruskan ke masing-masing gerai. Pemerintah kemudian mengawal penyaluran dari pusat distribusi menuju gerai.

“Beras cukup, semuanya ada. Apalagi premium di retail itu, penyalurannya sudah dikoordinasikan,” ujar Sekretaris Utama Bapanas.

Menurut Bapanas, sebagian gerai memiliki stok sementara gerai lain mengalami keterbatasan. Pemerintah bersama Satgas Pangan melakukan pengawasan terhadap pemerataan distribusi tersebut.

Bapanas juga menyebut ritel yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi mendapat teguran dan pemanggilan. Pengawasan tersebut telah dilakukan selama sekitar tiga bulan terakhir.

Bulog turut menambah pasokan beras premium untuk jaringan ritel modern. Dalam keterangan pada 2 Oktober, Rizal menyebut pasokan premium Bulog berada pada kisaran 507 hingga 600 ton per hari, bergantung pada keterangan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Rizal menyebut kebutuhan beras premium nasional sebagian besar dipenuhi perusahaan swasta. Pasokan Bulog disebut sekitar 10 persen kebutuhan premium nasional, sedangkan sekitar 90 persen lainnya berasal dari pelaku usaha swasta.

Karena itu, Bulog mengajak pengusaha penggilingan dan pengusaha beras daerah ikut memperkuat pasokan ke jaringan ritel modern. Bulog juga berkoordinasi dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia atau Perpadi untuk mendukung penyaluran tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....