Menyiapkan Talenta STEM, Jalan menuju Indonesia Emas 2045

  • 01 Jul 2026 06:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah memperkuat ekosistem talenta STEM melalui SMA Garuda, SMK Garuda, beasiswa LPDP, serta kolaborasi pendidikan dan industri untuk mendukung Indonesia Emas 2045.
  • Pengembangan talenta STEM membutuhkan strategi menyeluruh, mulai dari peningkatan anggaran pendidikan, perluasan partisipasi perempuan, hingga penguatan riset dan inovasi.
  • APBN menjadi instrumen utama pembangunan SDM unggul, dengan memperbesar alokasi beasiswa STEM dan mendukung industrialisasi berbasis teknologi.

Penguatan talenta STEM juga dilakukan melalui kebijakan pendanaan pendidikan yang lebih terarah pada kebutuhan pembangunan nasional. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meningkatkan porsi beasiswa bagi bidang strategis untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia.

LPDP menargetkan sekitar 80 persen alokasi Beasiswa 2026 diberikan kepada penerima dari bidang STEM dan industri strategis. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja masa depan.

Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan peningkatan kuota tersebut dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kebijakan itu disusun agar pengembangan sumber daya manusia sejalan dengan arah pembangunan nasional.

"Kita peningkatan STEM bergerak terus. Pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," kata Yon Arsal dalam media briefing. pembukaan Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan Jakarta, Senin 29 Juni 2026.

Yon menjelaskan penguatan bidang STEM tidak mengabaikan disiplin ilmu lain yang tetap dibutuhkan dalam pembangunan nasional. LPDP tetap menyediakan sebagian kuota beasiswa untuk bidang yang mendukung pengembangan manusia secara berkelanjutan.

Sekitar 20 persen alokasi Beasiswa LPDP tetap diberikan kepada bidang SHARE sebagai pelengkap pengembangan talenta nasional. Kelompok STEM-related juga mencakup kebijakan publik, hukum, bisnis, dan ekonomi yang mendukung industri berbasis teknologi.

Melalui kebijakan tersebut, LPDP berharap semakin banyak talenta Indonesia menguasai kompetensi yang dibutuhkan berbagai sektor strategis. Langkah itu diharapkan memperkuat daya saing nasional sekaligus mendukung percepatan transformasi ekonomi berbasis inovasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....