Makna Dibalik Baju Adat Dayak "Sapei Sapak"

  • 13 Sep 2024 10:56 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Kita tahu kalau Indonesia mempunyai banyak sekali keberagaman budaya, mulai dari bahasanya, musiknya, rumah adatnya, pakaian adatnya hingga makanan khasnya. Keberagaman ini membuat Indonesia menjadi semakin indah.

Sudah seharusnya kita harus selalu bersyukur karena telah tinggal di negara yang mempunyai banyak sekali keindahan. Keindahan ini bisa kamu lihat salah satunya yakni dari pakaian adat setiap daerah. Masing-masingnya mempunyai makna dan keunikannya yang kerap menjadi identitas di daerah tersebut.

Salah Satunya pakaian Sapei Sapaq yang berasala dari Kalimantan Utara dan dikenakan oleh Kepala Stasiun LPP RRI Tarakan pada saat mengikuti Upacara Dalam rangka HUT RRI Ke-79 dan hanya digunakan oleh kaum pria.

Dahulu pakain ini berupa kain selendang yang digulung dan dililitkan yang membentuk seperti celana. Namun saat ini pakaian ini telah dimodifikasi dan berubah menjadi celana pendek yang dikenal dengan nama abet kaboq. Seperti halnya motif pakaian ta’a yang dikenakan oleh oleh kaum wanita yang tidak boleh sembarangan digunakan oleh semua kalangan.

Pakaian sapei sapaq juga mempunyai makna motif yang unik, yakni motif naga, burung enggang, harimau dan figur manusia utuh digunakan hanya oleh keturunan bangsawan, sedangkan motif tumbuhan digunakan oleh rakyat biasa. Laki-laki suku Dayak pun Mengenakan Sapei Sapaq ketika ada acara-acara formal. sapei sapaq juga memiliki filosofi di mana pakaian yang gagah ini memiliki makna keberanian, tanggung jawab, dan keperkasaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....