Film Santet Segoro Pitu Di Adaptasi Dari Kisah Nyata

  • 19 Nov 2024 19:30 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Film horor dengan premis santet dan ilmu hitam memang cukup sering di Indonesia, tapi film Santet Segoro Pitu ini diangkat dari kisah nyata di Semarang. Menurut penelusuran penulis, ternyata film ini didasari dari sebuah thread viral di X (dulunya Twitter) lewat akun @Betzillustration. Thread tersebut sudah dibaca ratusan ribu kali dan mendapatkan respons yang cukup banyak dari pembaca. Detail yang diberikan juga cukup banyak. Menceritakan tentang suatu keluarga yang mendapat serangan santet dari orang lain yang merasa iri dengan bisnisnya yang lancar. Bisnis sembako yang paling laris tersebut lantas diganggu dengan banyak bentuk santet mematikan. Mulai dari taburan tanah makam, mayat monyet, sampai sosok yang mengganggu jual beli. Keluarganya pun satu demi satu kehilangan nyawa dengan kondisi yang tragis dan menakutkan.

Sebelumnya, ilustrasi dan cerita dari akun yang sama melahirkan kisah Sumala yang juga diangkat menjadi film. Saat itu, film Sumala diklaim adalah kisah nyata yang sayangnya ternyata terbukti hanya bualan. Jika ditelusuri, sebenarnya santet itu banyak macamnya. Segoro Pitu bisa juga menjadi salah satunya. Bahkan, Santet yang diartikan sebagai tujuh laut ini dipercaya sebagai salah satu ilmu hitam paling kuat dan mematikan di Jawa. Santet ini konon berasal dari tujuh laut atau pesisir Jawa. Tak Heran ilmu ini juga berasal dari jin di seberang tanah Jawa.

Film ini menceritakan tentang keluarga Sucipto yang diganggu peristiwa aneh dan tidak masuk akal akibat persaingan bisnis yang semakin ketat. Dia menemukan adanya indikasi santet mematikan dari Tanah Jawa bernama Segoro Pitu yang dikirim oleh pesaing bisnisnya yang iri dan ingin balas dendam. Beragam gangguan pun muncul. Salah satu yang paling mematikan adalah munculnya bungkusan misterius yang dipercaya mengandung santet tersebut. Sejak kemunculan bungkusan tersebut, keluarganya terus jatuh dalam kondisi yang tidak baik. Mulai dari kejadian yang mengancam keselamatan, hingga kematian.Bermula dari rasa cemas, penasaran, dan keinginan menghentikan teror tersebut, Ardi dan Syifa yang menemukan adanya rahasia kelam di keluarganya pun berniat melakukan sesuatu. Mereka mencari informasi bahkan menggunakan keberanian mereka untuk mencari sumber dari kejahatan tersebut. Tapi tidak bisa dipungkiri, kalau misi tersebut membawa mereka ke banyak hal mematikan dan berbahaya.

Film ini digarap oleh Tommy Dewo yang dulunya pernah ikut andil dalam film Pengabdi Setan 2, Siksa kubur, dan Gundala. Sedangkan dari segi pemainnya, film ini diisi cukup banyak pemain berpengalaman. Ada Christian Sugiono sebagai Sucipto, Ari Irham sebagai Ardi, Sandrinna Michelle sebagai Syifa, dan Sara Wijayanto sebagai Marni. Sang sutradara pun mencoba untuk memvisualisasikan Thread di X dan juga skenarionya menjadi sebuah film. Termasuk, sosok jin dan hantu yang disajikan berbeda di film Santet Segoro Pitu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....