Jejak Rasa di Kopi Legendaris Kalbar, Yuk Coba

  • 11 Mei 2025 12:08 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Kalimantan Barat (Kalbar), provinsi yang kaya akan budaya dan sejarah, menyimpan beragam warisan kuliner yang tak lekang oleh waktu. Salah satunya adalah keberadaan kedai kopi legendaris yang menjadi saksi perjalanan zaman dan tempat berkumpul lintas generasi. Kedai-kedai ini bukan sekadar tempat minum kopi, melainkan ruang sosial dan budaya yang hidup hingga kini.

1. Kedai Kopi Asiang – Pontianak

Tak lengkap rasanya membicarakan kopi di Kalbar tanpa menyebut Kedai Kopi Asiang. Terletak di jantung Kota Pontianak, kedai ini sudah berdiri sejak tahun 1958 dan dikenal dengan kopi susu panasnya yang disajikan langsung oleh sang pemilik, Pak Asiang, yang kini telah lanjut usia namun masih aktif meracik kopi.

Kopi Asiang diseduh menggunakan saringan kain khas yang disebut "sock brewing" dan menggunakan bara arang untuk menjaga keaslian rasa. Nuansa klasik kedai ini, lengkap dengan meja dan kursi kayu tua, menambah daya tarik bagi pengunjung yang ingin merasakan atmosfer tempo dulu.

2. Warung Kopi Aming – Pontianak

Warkop Aming juga termasuk dalam jajaran kedai kopi ikonik di Kalbar. Berdiri sejak tahun 1970-an, kedai ini berkembang dari satu gerai kecil menjadi jaringan kedai yang tersebar di berbagai titik di Pontianak dan bahkan di luar kota.

Warkop Aming terkenal dengan kopinya yang harum dan kuat, serta pilihan menu pendamping seperti roti srikaya, pisang goreng, dan telur setengah matang. Tempat ini menjadi favorit anak muda hingga orang tua, dengan suasana yang lebih modern namun tetap mempertahankan akar tradisionalnya.

3. Kopi Purnama – Singkawang

Di kota seribu klenteng, Kopi Purnama menjadi pilihan utama para penikmat kopi. Meskipun tidak seterkenal Asiang atau Aming, kedai ini punya tempat tersendiri di hati warga Singkawang. Berlokasi di kawasan Chinatown, Kopi Purnama berdiri sejak 1960-an dan dikenal karena kehangatan pelayanan serta cita rasa kopinya yang khas. Kedai ini juga menyajikan berbagai menu Tionghoa-Indonesia seperti bubur ayam khas Singkawang, cakwe, dan kue bulan mini, menjadikannya tempat ideal untuk menikmati pagi atau sore hari.

4. Kedai Kopi 88 – Sambas

Sambas, kota kecil yang kental dengan tradisi Melayu, juga punya kedai kopi legendaris: Kopi 88. Terletak di sekitar Pasar Lama Sambas, kedai ini sering menjadi tempat diskusi warga, dari obrolan ringan hingga pembahasan serius mengenai politik lokal dan pertanian. Kopi yang digunakan berasal dari biji kopi lokal Kalimantan, dengan cita rasa earthy dan pahit yang kuat.

Warisan yang Terjaga

Keberadaan kedai-kedai kopi ini membuktikan bahwa budaya minum kopi bukan hanya milik kota besar atau tren kekinian. Di Kalbar, kedai kopi adalah bagian dari kehidupan sosial yang erat dengan identitas lokal. Generasi tua mengenangnya dengan nostalgia, sementara generasi muda mulai melestarikannya dengan pendekatan baru tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Bagi siapa pun yang berkunjung ke Kalbar, menyempatkan diri mampir ke salah satu kedai kopi legendaris ini bukan sekadar urusan rasa, tapi juga perjalanan ke masa lalu yang hidup dalam setiap tegukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....