Dosen FEB Untan Pontianak Ingatkan Hindari FOMO dan Investasi Jangka Panjang

  • 13 Mei 2026 16:24 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Di tengah maraknya tren investasi digital di kalangan anak muda, pemahaman dasar mengenai strategi investasi dinilai menjadi langkah penting agar tidak terjebak kerugian. Kesadaran finansial yang baik disebut mampu membantu masyarakat mencapai tujuan keuangan secara lebih terarah dan aman.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura Hasanah, mengatakan pemula perlu memahami prinsip dasar sebelum memulai investasi. Menurutnya, investasi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

“Investasi yang baik dimulai dari tujuan yang jelas dan kesiapan finansial yang matang,” kata Hasanah dalam Obrolan Inflasi dan Investasi RRI Sanggau, Rabu 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan investor pemula ialah menentukan tujuan utama investasi. Tujuan tersebut dapat berupa dana pendidikan, membeli rumah, persiapan pensiun, maupun kebutuhan masa depan lainnya.

Selain menentukan tujuan, Hasanah menilai penting bagi masyarakat untuk menyiapkan dana darurat sebelum berinvestasi. Dana darurat minimal tiga hingga enam bulan pengeluaran dinilai dapat menjadi perlindungan saat terjadi kondisi tak terduga.

“Dana darurat menjadi fondasi penting agar investasi tidak terganggu ketika kebutuhan mendesak muncul,” ujarnya.

Hasanah mengingatkan pemula agar memahami risiko dari setiap instrumen investasi yang dipilih. Menurutnya, setiap investasi memiliki tingkat keuntungan dan risiko berbeda yang harus dipelajari dengan baik.

Ia menyarankan investor pemula untuk tidak mudah tergiur keuntungan besar dalam waktu singkat. Fokus terhadap investasi jangka panjang dinilai lebih aman dan berpotensi memberikan hasil yang stabil.

“Keuntungan investasi biasanya membutuhkan proses dan konsistensi, bukan hasil instan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hasanah mengimbau masyarakat menghindari perilaku fear of missing out atau FOMO dalam berinvestasi. Keputusan investasi yang hanya mengikuti tren tanpa analisis dinilai berisiko menimbulkan kerugian finansial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....