Dosen Untan Pontianak Ungkap Sumber Oksigen dan Pangan Dunia
- 02 Mei 2026 20:19 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Peran tumbuhan kerap luput dari perhatian, padahal menjadi penopang utama kehidupan di bumi. Melalui proses fotosintesis, tumbuhan menyediakan oksigen sekaligus sumber pangan bagi makhluk hidup.
Dosen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura Pontianak, Rikhsan Kurniatuhadi, menyatakan pentingnya peran vegetasi tumbuhan. Ia menyebut tumbuhan dan alga sebagai entitas biologis utama penghasil oksigen di bumi.
"Tumbuhan dan alga merupakan produsen utama yang tidak hanya menghasilkan oksigen, tetapi juga menjadi fondasi ketersediaan pangan bagi seluruh makhluk hidup," kata Rikhsan Kurniatuhadi dalam Obrolan RRI Sanggay Green Radio, Sabtu 2 Mei 2026.
Dijelaskannya, fotosintesis merupakan proses alami yang mengubah cahaya matahari menjadi energi kimia. Dalam proses ini, tumbuhan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang vital bagi kehidupan.
Ia mengungkapkan keberadaan oksigen dari fotosintesis menjadi dasar bagi kelangsungan hidup manusia dan hewan. Tanpa proses ini, keseimbangan atmosfer bumi akan terganggu secara signifikan.
Selain menghasilkan oksigen, kata Rikhsan, tumbuhan juga menjadi produsen utama dalam rantai makanan. Hasil fotosintesis berupa glukosa menjadi sumber energi bagi berbagai organisme.
Tambahnya, alga di perairan juga berkontribusi besar dalam produksi oksigen global. Bahkan, sebagian besar oksigen bumi berasal dari organisme fotosintetik di laut.
Di wilayah tropis seperti Kalimantan Barat, keanekaragaman tumbuhan sangat tinggi. Kondisi ini menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu penyumbang oksigen yang penting.
Namun, Rikhsan mengungkap bahwa ancaman terhadap ekosistem tumbuhan terus meningkat akibat aktivitas manusia. Deforestasi dan alih fungsi lahan dapat mengurangi kapasitas produksi oksigen dan pangan.
Karena itu, kata Rikhsan upaya pelestarian tumbuhan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Kesadaran masyarakat dinilai penting agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....